☰
✕

CloudMile gaet Aerospike perkuat infrastruktur data Real-Time

JAKARTA (IndoTelko) — Kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur data yang mampu memproses informasi secara real-time meningkat seiring meluasnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut mendorong CloudMile dan Aerospike menjalin kemitraan strategis di Indonesia untuk mendukung penerapan AI dalam skala besar.

Kolaborasi tersebut menggabungkan pengalaman CloudMile dalam arsitektur, implementasi, integrasi, dan pengelolaan cloud dengan platform data real-time Aerospike. Kemitraan ini ditujukan untuk membantu perusahaan menghadapi kompleksitas lingkungan multi-cloud sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan data untuk aplikasi AI dan digital.

Country Director CloudMile Indonesia Gilland Cardindo mengatakan penerapan AI tidak cukup hanya mengandalkan model yang kuat. Perusahaan juga membutuhkan fondasi data yang mampu menyediakan informasi secara cepat, akurat, andal, dan dapat diperluas sesuai kebutuhan.

“Dengan menggabungkan local cloud expertise CloudMile dengan real-time data capabilities Aerospike, kami dapat membantu perusahaan mengatasi kebutuhan multi-cloud sekaligus mengubah AI dan real-time applications menjadi practical business outcomes,” ujar Gilland.

Kemitraan tersebut hadir ketika perusahaan di Indonesia mulai bergerak dari tahap eksperimen AI menuju penerapan teknologi tersebut dalam operasional bisnis. Berdasarkan PwC’s 29th Global CEO Survey Indonesia, sebanyak 22% CEO di Indonesia menyebut AI telah meningkatkan pendapatan dalam 12 bulan terakhir, sementara 28% melaporkan penurunan biaya.

Namun, hanya 10% CEO yang menyatakan AI memberikan kedua manfaat tersebut sekaligus. Survei yang sama menunjukkan hanya 24% CEO Indonesia yang menyebut akses data secara komprehensif sebagai fondasi praktis untuk menghasilkan nilai dari AI.

Aerospike menyediakan platform yang memungkinkan perusahaan mengakses dan memperbarui data secara real-time dalam skala besar. Teknologi tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti personalisasi, mesin rekomendasi, deteksi fraud, customer 360, dynamic credit scoring, hingga pengambilan keputusan secara real-time.

Kemampuan tersebut semakin relevan ketika perusahaan mulai menerapkan generative AI (GenAI) dan Retrieval-Augmented Generation (RAG). Kedua teknologi membutuhkan akses terhadap informasi yang relevan dan terkini agar dapat menghasilkan respons maupun keputusan sesuai konteks.

Dalam kerja sama tersebut, Aerospike menyediakan teknologi data real-time, sedangkan CloudMile menangani arsitektur cloud, integrasi, implementasi, dan managed services sesuai kebutuhan perusahaan di Indonesia.

Country Head ASEAN Aerospike Venkatesh Guntur mengatakan kebutuhan terhadap data real-time semakin penting bagi perusahaan di sektor layanan keuangan, telekomunikasi, dan perdagangan digital.

“Perusahaan membutuhkan infrastruktur yang mampu menangani pertumbuhan volume data sekaligus mendukung aplikasi dengan kebutuhan yang semakin tinggi. Kemitraan dengan CloudMile menggabungkan platform Aerospike untuk status dan konteks bisnis secara real-time dengan keahlian cloud lokal,” katanya.

Kedua perusahaan selanjutnya akan bekerja bersama pelanggan untuk mengevaluasi lingkungan cloud dan data yang telah dimiliki, kemudian mengidentifikasi area yang dapat ditingkatkan melalui kombinasi teknologi keduanya.

Dukungan tersebut mencakup tahapan arsitektur, integrasi, implementasi, migrasi, optimalisasi, hingga layanan terkelola. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan teknis lokal sekaligus membantu perusahaan memaksimalkan investasi cloud yang telah dilakukan.

Melalui kemitraan tersebut, CloudMile dan Aerospike menargetkan perusahaan di Indonesia dapat membangun infrastruktur digital yang lebih skalabel, responsif, dan tangguh untuk mendukung pengembangan aplikasi AI serta layanan digital generasi berikutnya. (mas)