Telkom dorong pemanfaatan AI bijak lewat EduMind Wellbeing

05:59:00 | 04 Sep 2026
Telkom dorong pemanfaatan AI bijak lewat EduMind Wellbeing
JAKARTA (IndoTelko) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor pendidikan melalui program EduMind Wellbeing & AI Campyang digelar di Kota Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif BISA PandAI melalui program BISA Vokasi dalam rangka mendukung pemanfaatan teknologi AI secara bijak sekaligus memperhatikan aspek kesejahteraan emosional pelajar.

Program tersebut diikuti 350 peserta yang terdiri dari 300 siswa dan 50 guru pendamping dari 10 SMA dan SMK di Makassar. Melalui kegiatan ini, Telkom memberikan pembekalan mengenai penggunaan AI secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, mengatakan perkembangan teknologi digital perlu berjalan seimbang dengan penguatan karakter dan kesehatan mental generasi muda.

“Transformasi digital perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga kesehatan mental para pelajar agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, adaptif, dan berkarakter,” ujarnya.

Dalam program ini, Telkom memperkenalkan platform EduMind yang dirancang untuk membantu sekolah memantau kondisi psikologis siswa secara berkelanjutan. Platform tersebut memiliki sejumlah fitur seperti weekly mood check-in, pemantauan wellbeing berbasis AI, serta sistem pelaporan.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai teknologi AI, para siswa juga diajak mengeksplorasi penggunaan kecerdasan buatan untuk mendukung aktivitas belajar, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kemampuan digital.

Telkom menyebut kehadiran EduMind Wellbeing & AI Camp merupakan respons terhadap meningkatnya penggunaan AI di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital RI, tingkat adopsi AI nasional pada 2026 telah mencapai 92%, sehingga diperlukan peningkatan literasi agar teknologi tersebut dimanfaatkan secara tepat.

Program ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan ke-4 mengenai pendidikan berkualitas.

Melalui integrasi teknologi dan wellbeing, Telkom berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan digital. Perusahaan juga berkomitmen memperluas kolaborasi dengan sekolah, guru, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi era teknologi.

Dengan program tersebut, Telkom menegaskan perannya sebagai perusahaan digital yang tidak hanya mendorong transformasi teknologi, tetapi juga membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul secara digital dan tangguh menghadapi perubahan. (mas)

Artikel Terkait