JAKARTA (IndoTelko) - Fase bear market yang ditandai penurunan harga aset dalam jangka panjang sering memicu kepanikan investor. Namun, Pintu Academy menilai kondisi ini justru dapat dimanfaatkan sebagai peluang dengan strategi yang tepat.
Secara umum, bear market terjadi setelah aset mencapai puncak harga (all-time high/ATH) dan memasuki fase koreksi akibat faktor makroekonomi, kebijakan moneter, hingga dinamika geopolitik. Dalam siklus kripto, periode ini kerap dimanfaatkan investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi.
Salah satu strategi utama adalah bersabar dalam menentukan aset dan harga beli dengan menyusun watchlist serta menetapkan target berdasarkan analisis, seperti area support. Selain itu, proteksi modal menjadi penting, salah satunya melalui strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) agar risiko fluktuasi lebih terkendali.
Investor juga disarankan fokus pada aset dengan fundamental kuat, seperti Bitcoin, yang cenderung lebih mampu bertahan dan pulih dibandingkan proyek kripto dengan fundamental lemah.
Di sisi lain, fase ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan analisis teknikal dan fundamental sebagai bekal menghadapi siklus berikutnya. Bagi trader berpengalaman, strategi short selling juga bisa menjadi opsi untuk mengambil peluang saat tren penurunan harga terjadi.
Dengan pendekatan disiplin dan berbasis analisis, bear market tidak hanya menjadi fase bertahan, tetapi juga momentum membangun posisi investasi yang lebih kuat di masa depan. (Tep)