Strava pangkas harga langganan di Indonesia

08:18:00 | 02 Apr 2026
Strava pangkas harga langganan di Indonesia
JAKARTA (IndoTelko) - Strava resmi menurunkan harga layanan berlangganannya di Indonesia hingga 40% sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap gaya hidup aktif berbasis digital.

Langkah ini diambil seiring tingginya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga yang tidak hanya berfokus pada kebugaran, tetapi juga membangun koneksi sosial. Penyesuaian harga ini sekaligus memperkuat komitmen Strava setelah sebelumnya menghadirkan dukungan Bahasa Indonesia sejak 2025.

Chief Marketing Officer Strava, Louisa Wee, mengatakan bahwa harga baru ini dirancang agar lebih inklusif tanpa mengurangi kualitas layanan. “Kami melihat gaya hidup aktif menjadi bagian penting bagi masyarakat Indonesia, termasuk sebagai sarana untuk terhubung dengan komunitas. Dengan harga yang lebih terjangkau, kami ingin semakin banyak pengguna dapat mengakses fitur premium tanpa ada pengurangan fungsi,” ujarnya.

Dengan skema terbaru, biaya langganan bulanan kini menjadi Rp49.900 dari sebelumnya Rp85.000, sementara paket tahunan turun menjadi Rp349.900 dari Rp549.000. Paket keluarga ditetapkan Rp795.000 per tahun, paket pelajar Rp174.500 per tahun, serta bundel Strava x Runna menjadi Rp899.999 per tahun. Penyesuaian ini juga akan berlaku otomatis bagi pelanggan lama pada siklus perpanjangan berikutnya.

Melalui layanan berbayar, pengguna dapat mengakses berbagai fitur lanjutan untuk mendukung aktivitas olahraga. Di antaranya penetapan target latihan (goals), rekomendasi latihan mingguan yang dipersonalisasi, hingga kemampuan membandingkan performa dengan pengguna lain pada rute tertentu.

Selain itu, tersedia pula fitur analisis performa seperti prediksi hasil lomba, insight berbasis data aktivitas, serta pemantauan perkembangan kebugaran dari waktu ke waktu. Untuk aspek sosial, pengguna dapat membagikan aktivitas olahraga melalui berbagai format, termasuk visualisasi rute berbasis GPS dan stiker statistik ke media sosial.

Strava juga mencatat bahwa komunitas menjadi salah satu daya tarik utama platform, dengan lebih dari satu juta klub yang dapat diikuti pengguna secara global. Hal ini memperkuat peran aplikasi tidak hanya sebagai alat pelacak aktivitas, tetapi juga sebagai ruang interaksi bagi para penggemar olahraga.

Dengan strategi harga baru ini, Strava berharap dapat mendorong adopsi layanan berlangganan yang lebih luas di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem gaya hidup aktif berbasis komunitas. (mas)

Artikel Terkait