Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Komitmen Huawei terhadap pengembangan ekosistem TIK Diakui ITB

06:45:00 | 13 Jul 2022
Komitmen Huawei terhadap pengembangan ekosistem TIK Diakui ITB
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko)  - Huawei, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka, menerima penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Penghargaan ini merupakan wujud pengakuan tertinggi dari ITB kepada pihak-pihak yang dinilai secara nyata dan berkelanjutan telah berperan sangat aktif dalam mengembangkan ekosistem TIK lokal, termasuk organisasi dan individu.

Mewakili civitas akademika ITB, Prof. Reini Wirahadikusumah, Ph.D. mengatakan, “Penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama adalah bentuk apresiasi kami terhadap komitmen dan dukungan jangka panjang serta berkelanjutan yang dikontribusikan oleh Huawei guna memastikan para lulusan ITB senantiasa terpapar oleh perkembangan terbaru dunia TIK dan memahami bagaimana cara memaksimalkan teknologi termutakhir. Kami berharap kolaborasi sinergis ITB dan Huawei dapat terbangun dengan lebih erat lagi di masa depan guna mencetak talenta-talenta digital berkompetensi tinggi serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.”

Sementara itu, Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia menyampaikan bahwa penghargaan Ganesa Widya Jasa Adiutama yang dianugerahkan ITB kepada Huawei sangat berarti besar, khususnya dalam semakin memacu Huawei dalam terus melanjutkan komitmennya untuk memajukan riset dan pengembangan (R&D), inovasi, serta peningkatan kompetensi talenta digital di Indonesia.

“Huawei telah hadir di Indonesia sejak lebih dari 22 tahun lalu. Hingga kini, komitmen Huawei untuk terus terlibat langsung dalam pengembangan ekosistem TIK di Tanah Air tidak pernah surut. Kami akan terus bekerja sama dengan para mitra kami di dunia pendidikan, termasuk ITB. Selain sebagai bentuk pengejawantahan visi-misi Huawei I DO, kerja sama tersebut bagi kami sangat penting guna melahirkan sedikitnya 100 ribu talenta digital pada tahun 2025. Di Huawei kami meyakini bahwa kompetensi talenta digital menjadi salah satu faktor kunci bagi terselenggaranya implementasi teknologi mutakhir secara optimal yang akan menentukan kuatnya daya saing Indonesia di percaturan global.”

Kemitraan ITB dengan Huawei di ranah pendidikan serta riset telah berlangsung sejak 2013. Beberapa kontribusi Huawei kepada ITB antara lain adalah pendirian Huawei ICT Academy dan Huawei ICT Academy Support Center, pembangunan laboratorium yang dilengkapi dengan perangkat router dan firewall, pengembangan kurikulum, sertifikasi pengajar, dan pembinaan mahasiswa secara langsung melalui berbagai program tahunan seperti Huawei ICT Competition dan Seeds for the Future. Diestimasikan bahwa ITB melatih hampir 200 mahasiswa setiap tahunnya bersama Huawei. Sementara di bidang riset, Huawei dan ITB berkolaborasi di bidang penelitian teknologi 5G, AI, dan teknologi-teknologi mutakhir lainnya.

Selain itu, ITB juga memenangkan beberapa ajang bergengsi di jenjang nasional maupun internasional yang diadakan Huawei, serta mendapatkan pengakuan sebagai National Excellent Huawei ICT Academy dan Global Excellent University tahun 2020. Pada 2021, perwakilan mahasiswa dari ITB meraih gelar terbaik di kompetisi tingkat dunia Huawei ICT Competition setelah sebelumnya memenangkan dua gelar terbaik di kategori Network dan Cloud di tingkat Asia Pasifik, dan tahun ini pun berhasil mengulangi pencapaiannya.

“Kami juga ingin mengucapkan selamat kepada ITB atas prestasi yang kembali ditorehkannya di Huawei ICT Competition 2022. Kami mendorong angkatan-angkatan berikutnya untuk terus berpartisipasi di ajang yang edukatif ini agar dapat menimba dan memperdalam ilmu yang telah diperoleh di lingkungan kuliah, hingga kelak menjadi talenta-talenta digital unggul kebanggaan almamater yang mampu berperan sebagai kontributor kemajuan bangsa,” ujar Ken.

Terkait pengembangan talenta digital, Huawei akan segera menggelar Seeds for the Future 2022 di Thailand pada bulan Agustus di mana salah satu dari 10 peserta terpilih merupakan mahasiswa dari ITB.

Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
“Bertepatan dengan hari jadinya yang ke-102, Huawei juga yakin dan berharap agar ITB selalu menjadi lembaga pendidikan tinggi yang terdepan di bidang sains, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta ilmu sosial dan budaya.”

Selain mengembangkan talenta digital, Huawei juga telah meluncurkan program Spark sejak 2020 dengan tujuan mempromosikan, memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan perkembangan perusahaan rintisan untuk mendorong percepatan dan penciptaan manfaat bagi ekonomi digital. Program Spark tersebut juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekosistem Huawei mengingat Huawei memiliki akses ke 197 perusahaan yang ada di daftar Fortune 500 global selain App Store dan Cloud Marketplace Huawei saat ini memiliki akses ke 700 juta pengguna mobile dan cloud Huawei. Dengan demikian, pengguna dapat mengambil manfaat dari ekosistem Huawei.

Bakti
Saat ini lebih dari 40 perusahaan rintisan telah bergabung dalam program, sementara 1000 perusahaan lainnya tengah dalam proses antrean selanjutnya. Huawei akan menginvestasikan lebih dari 100 juta dolar dalam tiga tahun ke depan. (sar)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year