telkomsel halo

Cashlez targetkan transaksi 10 triliun tahun ini

09:50:55 | 03 Jun 2021
Cashlez targetkan transaksi 10 triliun tahun ini
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (“Cashlez”), kemarin (3/6) menggelar paparan publik secara virtual terkait kinerja perusahaan di tahun 2020.

Sebagai perusahaan finansial teknologi di bidang payment gateway, Cashlez memiliki visi untuk menjadi perusahaan pembayaran terkemuka di Indonesia. Demi mencapai visi tersebut, Cashlez secara konsisten menjalankan strategi yang sesuai dengan misi perusahaan dalam menyediakan solusi terbaik, teknologi yang relevan dan produk yang aman serta mudah digunakan bagi para pelaku usaha.

Sejak tahun 2015 hingga tahun 2020, Cashlez telah menoreh berbagai pencapaian positif. Mengantongi izin resmi dari Bank Indonesia dan Sertifikasi PCI DSS v3.2.1, Cashlez pun gencar mengembangkan produk dan layanannya untuk meningkatkan cashless society di Indonesia.

Awal pandemi pada 2020 lalu, telah mendorong dunia untuk mempercepat transformasi perekonomian digital, tidak terkecuali di Indonesia sehingga masyarakat mulai mengadopsi protokol “new normal” terutama dalam melakukan aktivitas bisnis. Hal ini menyebabkan adanya perubahan pola perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran ke arah cashless payment. Akselerasi ekonomi digital telah membuka peluang bagi solusi pembayaran yang inovatif untuk beradaptasi ke perilaku baru.

Perusahaan ini turut beradaptasi dan fokus pada pengembangan solusi sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di era digital. Hal tersebut pun menjadi faktor utama yang mendorong bisnis Cashlez. Sehingga, sepanjang tahun 2020, Cashlez berhasil mencapai pertumbuhan yang pesat dengan mencatatkan peningkatan pendapatan bersih menjadi Rp84,32 miliar dibandingkan dengan Rp16,61 miliar yang tercatat pada tahun 2019, meningkat 407,73% secara tahunan. Peningkatan ini telah menghasilkan pertumbuhan di bagian laba Perseroan dari rugi bersih Rp10,85 miliar pada tahun 2019 menjadi rugi bersih sebesar Rp7,13 miliar pada tahun 2020.

Dikatakan Presiden Direktur Cashlez, Suwandi, meski sempat terdampak pandemi, Cashlez berhasil mencapai pencapaian yang positif. Di tahun 2020, kami menjadi perusahaan terbuka dan mengakuisisi PT Softorb Technology Indonesia (STI). “Kami juga memproses pembayaran QRIS, memperluas pilihan pembayaran dan bermitra dengan institusi keuangan untuk memberikan akses pendanaan. Kami percaya dengan upaya yang konsisten, akan membawa Cashlez ke babak baru dalam industri pembayaran di Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan sampai dengan akhir Desember 2020, total merchant yang bergabung dengan Cashlez mencapai lebih dari 9.000 merchant termasuk didalamnya beberapa brand ternama seperti KalCare, Brawijaya Hospital, BFI Finance, Shafira, Zoya, dan Fish & Cheap. (sg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year