Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
HUT RI ke 75
telkomsel halo

Instagram luncurkan fase lanjutan #Realtalk

08:12:44 | 28 Okt 2020
Instagram luncurkan fase lanjutan #Realtalk
Pengguna Instagram (ilustrasi)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Mei lalu, Instagram meluncurkan kampanye kesehatan mental bertajuk #REALTALK sebagai bentuk kepedulian Instagram dalam memahami kebutuhan anak muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan pikiran di tengah pandemi.

Lewat kampanye ini, Instagram menemukan bahwa anak muda seringkali mengalami kesulitan saat ingin membicarakan isu kesehatan mental dengan orang tua mereka . Ini yang menjadi alasan Instagram meluncurkan fase lanjutan dari kampanye #REALTALK.

Selain melanjutkan kolaborasi dengan aplikasi kesehatan mental, Riliv dan Komunitas Anti-Bullying, Sudah Dong , Instagram juga memperkenalkan mitra barunya yaitu komunitas parenting, Mom Sweet Moms.

Dalam kampanye #REALTALK ini, Instagram bersama dengan Mom Sweet Moms , Riliv dan Sudah Dong akan fokus meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua seputar isu-isu kesehatan mental guna membantu anak remaja mereka mencari pertolongan profesional yang dibutuhkan dan mematahkan stigma negatif tentang kesehatan mental.

Menurut Kepala Kebijakan Publik Instagram Asia Pasifik Philip Chua, Kampanye #REALTALK yang diluncurkan pada bulan Mei lalu mendapatkan respon yang positif dari anak muda di Indonesia. "Kami melihat ada kenaikan sebesar 50% pada jumlah download aplikasi Riliv setelah #REALTALK diluncurkan. Dalam jangka waktu tiga bulan, booklet #REALTALK juga telah didownload sebanyak 9.600 kali," katanya.

Ditambahkannya, Instagram menemukan lima isu terkait kesehatan mental yang sering dialami oleh remaja seperti rasa insecure, adanya kesulitan untuk berbicara mengenai kesehatan mental kepada orang tua, malu dengan kondisi mental yang mereka alami, kecemasan dan perundungan. "Data-data tersebut mendorong kami untuk melanjutkan upaya kami dalam mematahkan stigma negatif tentang kesehatan mental. Kami percaya bahwa orang tua memiliki peranan penting dalam membantu mematahkan stigma negatif kesehatan mental di kalangan remaja. Melalui fase lanjutan kampanye #REALTALK, kami ingin mengajak para orang tua untuk lebih memahami serta mendukung kondisi kesehatan mental anak remaja mereka terutama di masa-masa sulit ini,” jelasnya.

Sementara, beberapa kegiatan yang akan diluncurkan oleh Instagram dan para mitra melalui kampanye #REALTALK, antara lain:

  1. Instagram akan bekerja sama dengan Mom Sweet Moms dan Riliv untuk membuat tiga seri IGTV #REALTALK guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua seputar isu kesehatan mental dalam keluarga guna membantu anak remaja mereka mencari pertolongan. Seri IGTV ini akan menghadirkan mitra psikolog Riliv, para anggota Mom Sweet Moms (Ersa Mayori, Meisya Siregar, Mona Ratuliu, Novita Angie dan Ria Finola) beserta dua putri anggota Mom Sweet Moms (Naura Ayu dan Mima Shafa). 

  2. Melanjutkan kerja sama dengan Sudah Dong untuk mengadakan acara penyuluhan anti-bullying secara virtual di beberapa sekolah serta menyebarkan booklet #REALTALK di kalangan anak muda untuk membantu mereka membangun interaksi positif dan menjaga keamanan mereka baik secara online maupun offline. Booklet #REALTALK dapat diakses di situs Sudah Dong: sudahdong.com/realtalkbooklet.
  3. Instagram meluncurkan pembaruan Panduan Instagram untuk orang tua yang akan menjadi sumber informasi bagi orang tua di Indonesia. Dalam pembaruan Panduan Instagram untuk orang tua ini, Instagram menambahkan lebih banyak informasi mengenai fitur-fitur keamanan Instagram yang baru-baru ini diluncurkan, tips membangun percakapan dengan anak seputar kesehatan mental serta memahami pentingnya membatasi waktu yang dihabiskan oleh anak untuk mengakses platform online. Pembaruan Panduan Instagram untuk orang tua akan segera tersedia secara gratis di akun Instagram @momsweetmoms dan para anggotanya.
Ditambahkan Co-Founder dan CEO Riliv Audrey Maximilian Herli, di tengah pandemi ini, banyak masyarakat Indonesia terutama anak muda yang merasa cemas dan stress. Selain adanya kenaikan jumlah download aplikasi Riliv setelah kampanye #REALTALK diluncurkan, pihaknya melihat kenaikan yang signifikan pada angka pengguna konseling Riliv di bulan Mei, yang pada saat itu Indonesia juga telah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar selama hampir dua bulan.

"Selama bulan Maret hingga Agustus, para pengguna Riliv secara aktif membahas lima isu penting dalam sesi konseling. Adapun lima isu tersebut antara lain masalah dalam diri sendiri yang menimbulkan rasa cemas, panik, takut dan depresi; masalah karir yang mengalami penurunan produktivitas, masalah hubungan dengan pasangan yang merenggang, masalah keluarga dimana anak lebih sering melihat pertengkaran orang tua dan anak kesulitan membahas topik kesehatan mental dalam keluarga, serta masalah pendidikan karena hilangnya motivasi belajar,' katanya.

"Berangkat dari temuan tersebut, kami sangat senang dapat melanjutkan kolaborasi kami dengan Instagram dan mitra #REALTALK lainnya untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat baik anak remaja maupun orang tua mengenai isu kesehatan mental,” tambahnya.

Paket Semangat Kemerdekaan
Sedangkan, Mona Ratuliu, Publik figur dan perwakilan Mom Sweet Moms turut  menyambut baik fase lanjutan kampanye #REALTALK, “Tak bisa dipungkiri, kesehatan mental adalah isu yang cukup sensitif untuk dibahas bersama keluarga termasuk dengan anak-anak kita. Masih banyak orang tua yang masih belum punya pengertian yang cukup komprehensif mengenai isu yang sudah lama seringkali dianggap tabu oleh masyarakat," katanya.

Pun Novita Angie, Publik Figur dan perwakilan Mom Sweet Moms yang turut hadir di acara konferensi pers virtual #REALTALK menambahkan Mom Sweet Moms berharap kampanye #REALTALK dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai isu kesehatan mental agar mereka dapat lebih memahami kondisi kesehatan mental anak-anak mereka dan segera memberikan mereka bantuan jika dibutuhkan.

HUT RI ke 75
Volunteer Komunitas Sudah Dong Fabelyn Baby Walean mengatakan, bersama dengan Instagram, pihaknya akan terus meningkatkan kesadaran anak muda mengenai bahaya perundungan bagi kondisi kesehatan mental seseorang guna mencegah peningkatan kasus perundungan baik yang terjadi secara offline maupun online. Melalui fase lanjutan kampanye #REALTALK, kami ingin mendorong lebih banyak lagi anak muda untuk berani bangkit dari perundungan maupun menunjukkan dukungan serta empati mereka terhadap korban perundungan. (sg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
Kuota Ketengan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Kuota Ketengan