Paket Phoenix
Paket Phoenix
telkomsel halo

Operator harus konsolidasi hadapi "New Normal"

12:44:31 | 26 May 2020
Operator harus konsolidasi hadapi
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Operator seluler disarankan untuk kembali mempertimbangkan wacana konsolidasi menghadapi era "New Normal".

"Ide konsolidasi terhadap jumlah operator agaknya perlu dihidupkan kembali. Dengan platform teknologi yang sama, jenis layanan jasa yang serupa, tarif yang dibolak-balik relatif setara, Indonesia sejatinya memerlukan maksimum tiga operator sekelas Telkomsel belaka. Melalui perampingan, masyarakat akan mendapat kemudahan, efisiensi spektrum akan tercapai dan 5G dapat segera hadir di tanah air," saran Pelaksana Dewan TIK Nasional Garuda Sugardo dikutip dari akun medsosnya, Selasa (26/5).

Dijelaskannya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah fenomena kehidupan. Di depan ada The New Normal yang akan membawa masyarakat membiasakan diri bekerja atau belajar dari rumah, menjaga kesehatan, dan menyatu dengan iptek dan Teknologi Informasi.

"Pagebluk Covid-19 telah menghadirkan disruptif sosial: PSBB, WFH, Belajar dari rumah, Belanja online dan Video Conferencing. Penyekatan akses jalan, juga merupakan masalah untuk operator dalam menjaga performansi jaringan. Sistem perangkat yang selama ini dioperasikan secara off line, mau tidak mau harus segera dikekola secara online. Hanya dengan cara seperti ini, engineer akan mampu memonitor kondisi ribuan BTS-nya dari jarak jauh," katanya. 

Sementara, mengutip Reuters, Selasa (26/5), Axiata Group Bhd dikabarkan tengah menjajaki pembicaraan untuk segera mengakuisisi perusahaan telekomunikasi saingannya yang lebih kecil di Indonesia.

Paket Phoenix
Chief Executive Axiata Jamaludin Ibrahim menolak menyebutkan secara spesifik nama operator asal Indonesia yang dimaksud.

"Saya bisa memberitahu Anda saat ini kami sedang berbicara dengan semua orang untuk semacam pengaturan (transaksi)," kata Ibrahim.  

Axiata memiliki anak usaha di Indonesia, PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang menempati posisi kedua terbesar setelah Telkomsel. Di bawah XL ada PT Indosat Tbk (ISAT), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan Tri.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom Digital Solution
Kuota Ketengan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Kuota Ketengan