Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Laporan dari Shanghai

Menguak strategi Huawei menggarap pasar komputasi statistik berbasis AI

10:42:00 | 18 Sep 2019
Menguak strategi Huawei menggarap pasar komputasi statistik berbasis AI
Deputy Chairman Huawei Ken Hu
telkomtelstra januari - maret
SHANGHAI (IndoTelko) - Huawei memprediksi pasar komputasi statistik berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) akan cerah dalam lima tahun ke depan

"Sebanyak 80% kegiatan komputasi dalam lima tahun ke depan akan didominasi komputasi statistik berbasis AI. Bagi kami, semakin tinggi tantangan komputasi di industri, maka peluangnya juga semakin besar," ungkap
Deputy Chairman Huawei Ken Hu dalam sesi keynote Huawei Connect 2019 di Shanghai, Rabu (18/9).

Huawei Connect 2019 digelar pada 18-20 September 2019 di Shanghai yang merupakan ajang tahunan berskala global yang diselenggarakan Huawei bagi industri TIK.

Tahun ini Huawei mengusung tema “Advance Intelligence” dengan tujuan untuk mendorong kolaborasi dan kerja sama dalam menghadapi dunia cerdas di masa depan.

Diprediksinya, pasar komputasi masa depan ini bernilai lebih dari US$2 triliun. Huawei pun akan menerapkan strategi investasi yang akan berfokus kepada empat area guna menggarap pasar masa depan ini.

Strategi yang pertama inovasi arsitektur komputasi. Tahun lalu Huawei meluncurkan arsitektur Da Vinci yang dirancang khusus untuk menyediakan kebutuhan komputasi yang mumpuni dan stabil. “Huawei akan terus berinvestasi di riset dasar,” kata Ken Hu.

Menguak strategi Huawei menggarap pasar komputasi statistik berbasis AI

Kedua, investasi prosesor yang mendukung berbagai skenario.

Saat ini Huawei telah memiliki jajaran prosesor lengkap, mulai dari prosesor seri Kunpeng untuk komputasi umum, prosesor Ascend yang khusus untuk kecerdasan buatan (AI), prosesor Kirin untuk perangkat cerdas seperti ponsel, serta prosesor Honghu untuk layar cerdas.

“Strategi ketiga adalah menerapkan batasan bisnis yang jelas, Huawei tidak akan menjual prosesor secara langsung, tetapi kami akan menawarkannya dalam bentuk layanan komputasi awan, sementara untuk mitra dalam bentuk komponen, sehingga dukungan yang diberikan bersifat terintegrasi,” kata Ken Hu.

Selanjutnya adalah membangun ekosistem terbuka. Dalam lima tahun ke depan, Huawei akan menginvestasikan sedikitnya US#1,5 miliar untuk program developer (pengembang) guna mendukung lebih dari lima juta pengembang dan mitra Huawei di seluruh dunia dalam menciptakan berbagai inovasi aplikasi dan solusi masa depan.

Telkom Marketing 2
Menguak strategi Huawei menggarap pasar komputasi statistik berbasis AI

Dalam gelaran Huawei Connect 2019 Huawei juga mengumumkan Atlas 900, produk training cluster berbasis AI tercepat di dunia. Atlas 900 disasar untuk penggunaan AI dalam berbagai bidang seperti riset keilmuan dan inovasi bisnis.

“Dalam era eksplorasi yang baru ini, tidak cukup satu kapal untuk mengarungi samudera yang menawarkan potensi begitu luas. Kami luncurkan ribuan kapal pada hari ini, mari kita semua bekerja sama untuk mengambil peluang satu kali dalam sejarah ini untuk mendorong dunia intelligence kearah yang lebih baik,” kata Ken Hu.(dn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma