Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Merek Telkom termahal di Indonesia

10:37:00 | 18 Jun 2019
Merek Telkom termahal di Indonesia
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah (dok)
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Laporan yang disusun Brand Finance dengan judul "Top 100 most valuable Indonesian brands" menyatakan nilai perusahaan dan brand, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebagai yang termahal di negeri ini.

Brand Value dari operator pelat merah ini senilai US$4,615 miliar dan Brand Strength Index 85,54 dengan Brand Rating Triple A (AAA).

Telkom berhasil mempertahankan peringkat pertama di "Top 100 most valuable Indonesian brands" 2019 layaknya prestasi yang ditorehkannya pada 2018. 

Tak hanya itu, Telkom menjadi satu-satunya operator telekomunikasi yang berada di 10 besar di jajaran "Top 100 most valuable Indonesian brands" 2019. Nama seperti XL Axiata berada di peringkat 14, Indosat Ooredoo (15), Linknet (57), dan Smartfren (72), 

Indonesia’s Most Valuable Brand 2019 merupakan pemeringkatan 100 merek perusahaan yang dilaksanakan secara tahunan oleh Lembaga riset independen internasional Brand Finance bekerjasama dengan Majalah SWA. Pemeringkatan brand value dilakukan dengan memperhitungkan brand strength index, brand royalty rate dan brand revenue. Selain itu yang diperhatikan dalam penilaian ini mencakup corporate brand dan product brand.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, Telkom tengah bertranformasi dan memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital. Hal tersebut diharapkan menjadi kekuatan bagi Telkom ke depan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan kepercayaan dan kesetiaan pelanggan serta stakeholders lainnya.

“Telkom terus memperkuat kapabilitas bisnis digital melalui pertumbuhan pendapatan bisnis digital yang menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan serta didukung oleh investasi pada infrastruktur broadband yang berkelanjutan. Hal ini juga merupakan upaya Telkom untuk membangun dan meningkatkan merek perusahaan secara kontinyu. Telkom senantiasa melakukan inovasi untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang diberikan,” kata Ririek dalam keterangan (18/6).

Telkom Marketing 2
Pada kuartal pertama tahun 2019 ini Telkom mencatat kinerja yang jauh lebih baik dibanding dengan periode yang sama tahun lalu. Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp34,84 triliun, tumbuh 7,7% dibanding kuartal pertama 2018. Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) juga mengalami peningkatan sebesar 8,8% menjadi Rp17,53 triliun, begitupun dengan laba bersih yang tercatat naik 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp6,22 triliun.

Selain pemeringkatan brand di Indonesia, Brand Finance juga membuat pemeringkatan Brand Finance Global 500 tahun 2019, dimana Telkom berada di posisi 442 dan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar merek paling bernilai di pentas global. Tidak hanya itu, dalam pemeringkatan brand telekomunikasi yang paling kuat dan bernilai, Telecom 300, Telkom berada di posisi pertama di Asia Tenggara dan peringkat 36 di dunia.

Angkasa Pura 2
“Pencapaian ini menjadi kalibrasi bagi Telkom dan memastikan bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat. Tentunya apresiasi Most Valuable Brand ini menjadikan Telkom semakin percaya diri dalam meningkatkan kualitas dan nilai brandnya demi memantapkan posisi Telkom sebagai operator kelas dunia,” ungkap Ririek.(ad)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma