Telkom Marketing
Telkom Marketing
blanja 2019
telkomsel halo

BAKTI berikan konten pendidikan dan kesehatan di wilayah 3T

08:41:00 | 14 Apr 2019
BAKTI berikan konten pendidikan dan kesehatan di wilayah 3T
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo tidak hanya menyediakan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet, namun memperkuat sumberdaya manusia dan ekosistem digital di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).

Direktur Utama BAKTI Anang Latif mengatakan BAKTI tidak hanya menyediakan infrastruktur telekomunikasi dan akses internet, namun memperkuat sumberdaya manusia dan ekosistem digital.

"BAKTI memperkuat literasi digital dengan pemanfaatan aplikasi belajar Bahasa Inggris Online atau BAHASO," katanya dalam keterangan belum lama ini.

Di seluruh Indonesia, total jumlah peserta hingga saat ini mencapai 2.600 siswa SMA darilima kabupaten dan kota yaitu Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai; Bima, Nusa Tenggara Barat, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta, DI Yogyakarta; dan Solok, Sumatera Barat.

Dalam bidang kesehatan, BAKTI Kominfo mendorong penguatan sektor kesehatan melalui penyediaan jaringan internet untuk pemanfaatan aplikasi HaloDoc serta demo perangkat Tele-CTG (cardiotography) di Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kab. Kepulauan Mentawai.

HaloDoc merupakan platform layanan kesehatan digital yang memungkinkan penggunanya berkomunikasi langsung ke lebih dari 20 ribu dokter berlisensi di Indonesia, kapanpun, dan di manapun selama terhubung dengan internet.

"BAKTI terus melayani masyarakat di wilayah 3T melalui kombinasi teknologi telekomunikasi sehingga lembaga-lembaga penting seperti sekolah, Puskesmas, kantor pemerintah daerah, dan kantor kepolisian serta kantor Komando Rayon Militer dapat memanfaatkan akses internet cepat," katanya.

Telkom Marketing
Anang menambahkan, dengan adanya internet dan aplikasi yang dijalankan di atasnya, banyak kemudahan dimungkinkan, seperti, akses kepada layanan kesehatan akan semakin cepat.

“Konsep sharing economy semakin mengedepan. Dengan adanya Tele-CTG yang merupakan layanan yang menyajikan alat CTG yang dikemas dengan teknologi digital, akan mempermudah penggunaan dan distribusi CTG sehingga harga untuk penyediaan perangkat tersebut dapat ditekan," jelas Anang.

Pembangunan akses internet di wilayah 3T telah dilakukan oleh Pemerintah sejak tahun 2015. Akses internet pun telah dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi siswa SMP dan SMA.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
atta 300 x 250.gif
More Stories
telkom sigma