Telkom Marketing 2
Telkom Marketing 2
blanja 2019
telkomsel halo

Microsoft dan BMW Group akan digitalisasi sektor manufaktur

05:11:22 | 04 Apr 2019
Microsoft dan BMW Group akan digitalisasi sektor manufaktur
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
HANNOVER (IndoTelko) - Microsoft Corp. dan BMW Group mengumumkan inisiatif komunitas yang baru untuk mendukung inovasi yang lebih cepat dan berbiaya terjangkau di sektor manufaktur.

Di sektor manufaktur saat ini, produksi dan tingkat keuntungan bisa terkendala oleh sejumlah sistem yang rumit dan dimiliki sendiri (proprietary), serta menghasilkan data yang terisolasi (data silos) dan memperlambat produktivitas.

Platform Manufaktur Terbuka (Open Manufacturing Platform/OMP) dirancang untuk mengatasi sejumlah hambatan ini dengan membuat sebuah kerangka teknologi terbuka serta komunitas lintasindustri. Inisiatif tersebut diharapkan bisa membantu pengembangan berbagai solusi pabrik canggih (smart factory) yang kelak dibagikan oleh para peserta OMP di seluruh sektor otomotif dan manufaktur yang lebih luas.

Targetnya, secara signifikan mempercepat pengembangan IoT industrial untuk masa depan, mempersingkat aspek time to value dan meningkatkan efisiensi produksi, sambil mengatasi beberapa tantangan industrial yang lazim ditemui.

Dibangun pada platform IoT industrial cloud Microsoft Azure, OMP ingin menyediakan sebuah arsitektur rujukan dengan sejumlah komponen open source, berdasarkan standar industrial terbuka dan model data terbuka bagi para anggota komunitas.

Selain memfasilitasi kolaborasi, pendekatan platform ini dirancang untuk mengembangkan dan menstandarisasikan model-model data yang mendukung skenario alat analisis (analytics) dan machine learning —data yang biasanya dikelola dalam sistem milik sendiri. Memanfaatkan kasus penggunaan industrial dan sample code, para anggota komunitas dan mitra-mitra lain kelak mampu mengembangkan sejumlah layanan serta solusi, sambil mempertahankan kendali atas data mereka.

"Microsoft bermitra dengan BMW Group untuk mengubah efisiensi produksi digital di seluruh industri," kata Executive Vice President, Microsoft Cloud + AI Group Scott Guthrie dalam keterangan kemarin.  

Saat ini, lebih dari 3.000 mesin, robot dan sistem transportasi otonom yang terhubung dengan platform IoT milik BMW Group, dibangun pada teknologi cloud, IoT serta AI Microsoft Azure.

Untuk itu, BMW Group ingin menyediakan kasus-kasus penggunaan awal yang relevan bagi komunitas OMP. Salah satu contohnya ialah langkah perusahaan yang memakai platform IoT mereka untuk sistem transportasi otonom generasi keduanya, di pabrik BMW Group di Regensburg, Jerman, salah satu dari 30 lokasi produksi dan perakitan BMW Group di dunia.

Kasus penggunaan ini telah membantu BMW Group untuk memperingkas berbagai proses logistiknya lewat koordinasi sistem transportasi secara terpusat, menghasilkan efisensi logistik yang lebih baik. Di masa depan, penggunaan teknologi ini dan beberapa kasus penggunaan lainnya—seperti digital feedback loops, pengelolaan rantai pasokan barang secara digital, serta kegiatan pemeliharaan yang bersifat prediktif—akan tersedia, bahkan dikembangkan lebih lanjut dalam komunitas OMP.

Telkom Marketing 2
"Menguasai pekerjaan rumit dalam memproduksi produk-produk premium yang istimewa, memerlukan sejumlah solusi TI dan peranti lunak yang inovatif. Interkoneksi antara lokasi dan sistem produksi, serta integrasi sejumlah mitra dan pemasok yang aman, dinilai sangat penting. Kami telah mengandalkan teknologi cloud sejak 2016, dan terus mengembangkan berbagai pendekatan baru. Dengan Platform Manufaktur Terbuka sebagai langkah selanjutnya, kami ingin agar berbagai solusi kami tersedia bagi perusahaan lain, dan sama-sama memanfaatkan peluang dalam rangka mengamankan posisi pasar kami yang baik dalam jangka panjang," ujar Anggota Dewan Manajemen, Produksi, BMW AG Oliver Zipse.

OMP menjadi evolusi berikutnya bagi kemitraan teknologi dan komitmen bersama BMW Group dan Microsoft dalam jangka panjang terhadap inovasi serta upaya menciptakan berbagai peluang di seluruh industri demi kesuksesan kolektif. Lewat OMP, para anggota komunitas kelak memiliki peluang yang lebih luas dalam mengembangkan potensi data mereka, membantu mereka untuk membangun dan menyatukan berbagai solusi industrial dengan lebih cepat dan aman, serta, pada akhirnya, memperoleh manfaat dari bersumbangsih dan belajar dari lembaga-lembaga lainnya.

Angkasa Pura 2
OMP akan dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan industrial yang lazim ditemui, seperti konektivitas mesin dan integrasi sistem yang bersifat on-premises. Hal ini akan memfasilitasi penggunaan kembali solusi peranti lunak di antara kalangan OEM, pemasok dan mitra lain, secara signifikan menekan biaya implementasi.(wn)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
pollingkabinetjokowi.jpeg
More Stories
telkom sigma