Paket Phoenix
Paket Phoenix

Kota Kreatif Butuh Broadband

12:13:19 | 16 Mar 2016
Kota Kreatif Butuh Broadband
Ilustrasi (dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) –  Kota-kota kreatif di Indonesia membutuhkan konektivitas broadband agar bisa berkembang dan berdaya saing.

“Konektivitas broadband dibutuhkan kota-kota kreatif agar bisa  menjalankan bisnis berkelanjutan. Kalau konektivitas bagus, setiap kota bisa terhubung dengan cepat,” kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, kemarin.  

Diungkapkannya, pemerintah tengah mendorong dibuatkan sebuah tempat yang diperuntukkan bagi para anak muda dalam hal mengembangkan potensi di dunia ekonomi digital.

"Jadi nanti pengembangan dari jejaring kota kreatif Indonesia, akan dibuat 'back up' yaitu satu tempat untuk para pre-startup atau anak-anak muda yang baru mau mulai di bidang digital economy agar kompetensinya meningkat," jelasnya.

Menurutnya,  dengan Jejaring Kota Kreatif tersebut akan memungkinkan setiap kota saling bersinergi dan bertukar informasi terkait dengan potensi ekonomi kreatifnya."Ini agar setiap kota itu bisa saling bertukar potensi,” katanya.

Turunkan Pajak
Sementara itu,  Pengusaha‎ mengusulkan kepada pemerintah untuk meringankan pajak dari para pelaku industri kreatif.  

Pemilik Trusmi Group Ibnu Riyanto mengungkapkan  Pajak Penghasilan Nilai (PPN) yang harus disetor para pelaku industri kreatif menjadi salah satu poin yang memberatkan. "Kalau mau dukung industri kreatif terapkan zero PPN," katanya.     

telkom sigma
Ditambahkannya, dengan pembebasan PPN,  bisa membantu pengusaha untuk menekan gempuran dari produk-produk impor‎. “Saat ini, banyak produk impor serupa yang masuk ke pasar Indonesia. Kalau zero PPN kita bisa kompetitif,” pungkasnya.(wn)

Smart City, satukan Negeri
Artikel Terkait
Kuota Ketengan