Paket Phoenix
Paket Phoenix

Ssst Ini Alasan Telkomtelstra Garap Private Cloud

10:52:12 | 16 Mar 2016
Ssst Ini Alasan Telkomtelstra Garap Private Cloud
Ruangan Customer Experience Center Telkomtelstra (dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Perusahaan patungan Telkom dan Telstra, Telkomtelstra, akhirnya merilis layanan Private Cloud secara resmi pada Selasa (15/3).

Private cloud adalah salah satu bentuk layanan komputasi awan (Cloud Computing) selain Hybrid Cloud dan Public Cloud.

Private Cloud dibangun untuk penggunaan secara eksklusif oleh organisasi. Pelanggan dapat memiliki, mengelola dan meletakkan Private Cloud dan infrastruktur mereka dapat berada di luar atau tempat mereka sendiri.

Perusahaan yang menggunakan Private Cloud dapat memiliki kontrol langsung atas implementasi, perangkat keras, jaringan, keamanan, sistem operasi dan serta perangkat lunak yang digunakan agar Cloud dapat berjalan.

Keuntungan menggunakan Private Cloud diantaranya adalah kemampuan mengurangi biaya investasi (CAPEX) dan biaya operasional (OPEX) serta memaksimalkan efisiensi dan fleksibilitas.

“Private Cloud yang diluncurkan Telkomtelstra itu adalah bentuk nyata kekuatan sinergi dari Telkom Group,” ungkap Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Muhammad Awaluddin kala regular sharing session dengan IndoTelko, Rabu (16/3).

Dijelaskannya, Telkomtelstra adalah perusahaan patungan antara Telkom Indonesia dan Telstra Corporation Limited yang dibentuk khusus melayani segmen pelanggan High End Market Telkom untuk dua portofolio utama yaitu Managed Network Services dan Managed Security Services. (Baca juga: Fokus Telkom di High End Market)

Disamping kedua portofolio utama tersebut, Telkomtelstra juga menghadirkan layanan Unified Communication dan Managed  Cloud Services.

Dalam mengusung layanan managed network services, Telkomtelstra akan menggunakan kapabilitas network yang sangat luas milik Telkom termasuk dengan infrastruktur domestiknya, dan akan berperan sebagai perusahaan yang bertanggung jawab penuh dalam mengelola serta memberikan layanan setiap saat kepada pelanggan.

Sedangkan untuk layanan Managed Security Services, Telkomtelstra akan membantu mengelola keamanan yang dibutuhkan untuk melindungi infrastruktur dan data informasi bisnis pelanggan

“Private cloud yang diusung oleh Telkomtelstra untuk melengkapi kedua portofolio utamanya yang didasarkan pada tiga pertimbangan penting,” paparnya.

Pertama, potensi pasar cloud di Indonesia yang terus meningkat. Menurut lembaga riset AT Kearney sampai tahun 2020 pasar Cloud akan tumbuh dengan rata-rata pertumbuhan 35% setiap tahunnya.

Kedua, regulasi dari pemerintah yang mewajibkan data center perusahan yang menyimpan data-data masyarakat Indonesia di Tanah Air. Terakhir, layanan ini sebagai salah satu wujud penguatan sinergi Telkom Group untuk menggarap pasar bisnis ICT di segmen enterprise.

Membantu   
Presiden Direktur Telkomtelstra Erik Meijer menambahkan, sangat penting untuk organisasi Indonesia mengetahui bagaimana Private Cloud tidak hanya dapat membantu mengamankan aplikasi dan data bisnis penting mereka, namun juga secara total dapat menurunkan biaya dari layanan managed service.

“Kami menyediakan layanan Cloud dengan infrastruktur pusat data di dalam negeri, yang bertujuan untuk memenuhi regulasi pemerintah tentang penyimpanan dan integritas data di Indonesia,” katanya.

Dijelaskannya, strategi telkomtelstra adalah menyediakan produk dan layanan yang aman dan terbaik sehingga memungkinkan para pelanggan untuk dapat berinovasi, tumbuh, dan melayani konsumen mereka dengan lebih baik.

“Kami fokus pada pemberdayaan kapabilitas lokal, model pendukung dan struktur komersial yang sesuai untuk melayani pasar Indonesia,” katanya

Ditambahkannya, dalam waktu dekat, telkomtelstra juga akan menawarkan pilihan kepada pelanggan untuk mengkombinasikan aplikasi Private dan Public Cloud berupa solusi Hybrid Cloud yang memungkinkan fleksibilitas lebih besar dari operasi bisnis, pengelolaan infrastruktur dan pengendalian biaya.

telkom sigma
Telkomtelstra dalam menggelar Private Cloud memanfaatkan kolokasi data center Telkomsigma di Sentul serta menggunakan solusi dari VCE untuk menyediakan platform pengelolaan end-to-end.(id)

Smart City, satukan Negeri
Artikel Terkait
Kuota Ketengan