Paket rumah ceria
Paket rumah ceria
NeuAPIX

Saingi Telkomsel, Indosat Ooredoo akan Masuk Pasar mPOS

09:55:40 | 04 Feb 2016
Saingi Telkomsel, Indosat Ooredoo akan Masuk Pasar mPOS
Randy Pangalila (dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
MANADO (IndoTelko) – PT Indosat Tbk (ISAT) Indosat Ooredoo akan masuk ke pasar layanan mobile point of sale (mPOS) pada jelang tutup Februari 2016.

mPOS merupakan perangkat Electronic Data Capture (EDC) berbasis akses data seluler yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan dengan mengandalkan smartphone.

Melalui platform tersebut, merchant cukup menggunakan smartphone yang memiliki aplikasi Dompetku Pay Up, ditambah dengan perangkat dongle atau alat baca kartu pembayaran yang dihubungkan ke smartphone.  

Aksi ini bisa mulus dilakukan Indosat Ooredoo berkat digandengnya perusahaan mobile payment asal Singapura, goSwiff, oleh induk usaha Ooredoo, belum lama ini.

“Minggu keempat Februari kami akan masuk mPOS. Bank yang diajak kerjasama BNI,” ungkap Group Head Mobile Financial Service Indosat Randy Pangalila dalam media gathering di Manado, kemarin.

Dijelaskannya, posisi BNI nantinya sebagai payment gateway. Sedangkan mitra merchant masih dirahasiakan. “Tunggu saja tanggal mainnya,” katanya.

Lebih lanjut Randy mengungkapkan pada akhir Februari 2016 juga akan merevitalisasi tampilan dari aplikasi uang elektronik menjadi lebih ramah dan mudah digunakan.

“Nanti akan lebih personal. Ada foto dari pengguna, bahkan bisa deteksi keberadaan agen terdekat untuk top up. Kami ini yang terbesar untuk mobile financial service dari telco. Jika ekosistem, evolusi, dan adopsi tumbuh cepat, kita makin kencang larinya,” katanya.

Sekedar diketahui, merek generik dari mobile financial service milik Indosat Ooredoo adalah Dompetku. (Baca juga: GoSwift di Indonesia)

Masuknya Dompetku ke mPOS menjadikan bersaing ketat dengan Telkomsel yang juga telah memberikan layanan sejenis bersama BNI. (Baca juga: Telkomsel gelar mPOS)

Telkomsel sendiri tak tinggal diam dalam mengembangkan uang elektronik dengan merek T-Cash. Tahun ini T-Cash akan dikembangkan ke Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar, selain sudah hadir di Jabodetabek.

Tahun ini, Telkomsel terus berfokus untuk menambah dan meningkatkan jumlah pengguna T-Cash dengan target pengguna 5-6 juta orang.

NeuAPIX
Merchant  yang telah mendukung T-Cash sudah terdapat 60 merchant dengan 3.000 outlet. Tahun ini ditargetkan ada merchant 33.000 outlet.

telkom sigma
Jumlah orang yang aktif menggunakan T-Cash baru mencapai sekira 300 ribu pengguna. Telkomsel tahun ini menargetkan untuk meningkatkan frekuensi pembayaran melalui T-Cash menjadi empat kali dalam sebulan dengan rata-rata pembayaran yang dilakukan Rp66 ribu.(dn)

Smart City, satukan Negeri
Artikel Terkait
Kuota Ketengan