Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
telkomsel halo

Generasi Millenial di Asia Pasifik Doyan Gadget

09:43:27 | 29 Okt 2015
Generasi Millenial di Asia Pasifik Doyan Gadget
Ilustrasi (dok)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) - Generasi Millenial di Asia Pasifik ternyata doyan belanja barang mewah, terutama gadget.

MasterCard mengungkapkan bahwa generasi millennial (usia 18-29 tahun) di Tiongkok merupakan pembeli barang-barang mewah terbanyak di Asia Pasifik, disusul oleh Korea Selatan dan Hong Kong.

Mereka berencana untuk menghabiskan hampir dua kali lipat dari rata-rata pengeluaran masyarakat Asia Pasifik dalam hal pembelian barang-barang mewah tahun depan.

Barang-barang mewah yang paling sering dibeli ialah gadget berteknologi canggih, di mana 25% dari para millennial di Asia Pasifik berencana untuk membeli barang seperti smart phone atau tablet di tahun depan, disusul oleh pembelian baju para desainer dan barang berbahan kulit (17%), serta perhiasan (17%).

Mayoritas generasi millennial di kawasan tersebut memerlukan waktu kurang lebih satu bulan untuk menimbang dan melakukan riset terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang mewah.

Seperempat dari generasi millennial di Asia Pasifik membeli barang mewah secara spontan dibandingkan dengan mereka yang berusia di atas 30 tahun (seperlima bagian).

Sedangkan, lebih dari sepertiga generasi millennial di kawasan ini lebih memilih brand-brand dari negara barat dibandingkan dengan brand lokal.

Meskipun demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara negara yang satu dengan negara lainnya. Lebih dari setengah pelanggan dari generasi millennial di Tiongkok, Vietnam, Korea Selatan, dan Hong Kong cenderung memilih brand-brand negara barat, sedangkan mayoritas pelanggan di India dan Indonesia lebih memilih untuk berbelanja produk lokal.

Tiga alasan utama untuk memilih brand negara barat adalah kualitas yang dapat diandalkan, diikuti value for money – nilai , serta loyalitas pada sebuah brand.

Saat hendak memilih tempat untuk membeli barang-barang mewah tersebut, mayoritas para generasi millennial tetap memilih untuk berbelanja di toko-toko lokal (64%), dibandingkan dengan situs eCommerce lokal (9%).

Sementara itu, seperlima dari mereka memilih untuk membeli barang-barang mewah di toko saat bepergian ke luar negeri. Hal ini berlaku terutama bagi para generasi millennial Tiongkok, dimana 51% dari mereka cenderung untuk membeli barang-barang mewah di toko saat bepergian.

Penelitian ini berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan antara bulan Mei dan Juni 2015 terhadap 2.272 kaum millenial (usia 18-29 tahun) di 14 negara di Asia Pasifik.

Dalam temuan ini dinyatakan generasi millennial dari China akan menghabiskan rata-rata US$4,362 untuk membeli barang-barang mewah tahun depan, hampir dua kali lipat dari rata-rata pengeluaran di Asia Pasifik yakni US$2,584. Bersama dengan Korea Selatan (US$2,638) dan Hong Kong (US$2,584) yang berada pada peringkat tiga teratas.

Generasi millennial di Thailand (60%) dan Indonesia (50%) merupakan pelanggan paling impulsif di Asia Pasifik, dimana setidaknya setengah dari pembelian barang mewah dilakukan secara spontan, di atas rata-rata regional yaitu 26%.

Paket Semangat Kemerdekaan
Generasi millennial di Indonesia memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk membeli barang mewah tahun depan dibandingkan dengan tahun sebelumnya (47%).

Di seluruh Asia Pasifik, mayoritas konsumen (40%) berkeinginan untuk berbelanja dengan jumlah yang sama seperti tahun lalu, 22% berencana menghabiskan lebih sedikit, sedangkan 19% berencana untuk menghabiskan lebih banyak dari tahun sebelumnya.

“Seperempat dari generasi millennial di Asia Pasifik berencana untuk menghabiskan sejumlah nilai yang signifikan untuk teknologi terbaru seperti smartphone dan tablet di tahun depan. Hal ini mencerminkan adanya sebuah pergeseran prioritas, dari membeli busana desainer dan perhiasan kini lebih memilih teknologi komunikasi,” kata Region Head, Asia Pasifik, MasterCard Advisors Eric Schneider dalam rilisnya, Kamis (29/10).(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Financial Analysis
Sah! Indosat dan Tri merger
Telkom Digital Permata