telkomsel halo

Huawei Genjot Kualitas SDM TIK Indonesia

13:56:43 | 05 Okt 2013
Huawei Genjot Kualitas SDM TIK Indonesia
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia) akan menggenjot kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berkerjasama dengan Telkom, Telkomsel, dan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Badan Litbang SDM Kemkominfo).

Country Director Huawei Indonesia Sheng Kai mengungkapkan, dalam kerjasama ini  akan diberikan pelatihan bagi 1.000 mahasiswa jurusan TIK dalam waktu tiga tahun.
Tenaga pelatih bersertifikasi dari Badan Litbang SDM Kemkominfo dan Institut Teknologi Bandung (ITB) akan lebih dulu dilatih oleh Huawei melalui program Train the Trainer.

Kurikulum pelatihan itu sendiri, akan dirumuskan oleh Huawei bersama-sama dengan Badan Litbang SDM Kemkominfo, Telkom, dan Telkomsel.Setelah menyelesaikan program pelatihan yang akan dilaksanakan di tiga tempat yakni di Pusat Pelatihan TIK Nasional Ciputat dan di Balai Pelatihan dan Pengembangan TIK Cikarang yang berada di bawah koordinasi Badan Litbang SDM Kemkominfo, serta di Bandung.

Pada tahap pertama, akan dipilih 100 mahasiswa dari perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesia, di antaranya dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Negeri Padang (UNP). Selanjutnya 10 peserta terbaik dari tahap awal ini akan berkesempatan mengikuti program magang di kantor Telkomsel.

“Penyelenggaraan pendidikan dalam bidang TIK merupakan salah satu komitmen Huawei bagi Indonesia dengan jalan memusatkan perhatian kepada pemberian pelatihan secara berkesinambungan dan menyeluruh,“ ujar Sheng Kai.

Dukung LTE
Tak hanya di bidang SDM Huawei menunjukkan dukungannya ke sektor TIK Indonesia, perseroan juga tengah bekerjasama dengan XL Axiata   dalam pembangunan jaringan LTE untuk Konferensi Tingkat Tinggi Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2013, dari tanggal 1 sampai 8 Oktober 2013 di Bali.

Kala didemonstrasikan di hadapan Menkominfo Tifatul Sembiring pada Jumat (4/10) lalu, jaringan LTE Huawei mampu beroperasi dengan kecepatan downlink hingga 71,54Mbps di Convention Center dengan menggunakan pita 2100MHz di stan demo XL di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Dalam kesempatan itu, Huawei dan XL Axiata juga mendemonstrasikan Hologram projection menggunakan jaringan LTE  pertama kalinya di dunia  di mana sebuah user image bisa langsung berubah menjadi hologram. Demo ini sekaligus menunjukkan komunikasi masa depan dan pengalaman komunikasi face-to-face.

“Huawei akan melajutkan komitmen untuk memberikan layanan end-to-end  yang membantu   operator telekomunikasi untuk menghadapi era mobile broadband, menyediakan dan melayani kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia melalui telekomunikasi,” pungkasnya.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year