telkomsel halo

Jelang Akuisisi, XL-Axis Gelar Roaming Nasional

12:24:39 | 30 Sep 2013
Jelang Akuisisi, XL-Axis Gelar Roaming Nasional
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Kenali pasanganmu sebelum menikah.Pameo ini sepertinya berlaku juga bagi PT XL Axiata Tbk (XL) dan PT Axis Telekom Indonesia (Axis) yang akan melangsungkan “pernikahan” tak lama lagi.

Pasalnya, kedua perusahaan memulai kembali kerjasama roaming nasional mulai Sabtu (28/9) guna memaksimalkan infrastruktur yang dimiliki dalam rangka meningkatkan layanan ke pelanggan.

Roaming nasional antar operator adalah satu kondisi dimana pelanggan dari operator tertentu bisa menggunakan jasanya di area dimana belum dijangkau oleh operator tersebut karena adanya kerjasama dengan penyedia jaringan lainnya.

“Memang kita tengah uji coba untuk roaming nasional dengan Axis,” ungkap Direktur Service Management Officer XL Axiata  Ongki Kurniawan ketika dikonfirmasi pada  Sabtu (28/9).

VP Corporate Communication XL Axiata Turina Farouk menambahkan sejauh ini uji coba dilakukan di  Sumatera dan Surabaya.

Secara terpisah, Head Of Corporate Communication Axis Anita Avianty mengakui perseroan kembali menjalin roaming nasional dan tengah melakukan uji coba di Sumatera dan Surabaya.

“Rencananya juga ke area lainnya seperti kala roaming nasional dulu kita lakukan dengan XL. Masalah kapan masuk ke komersial, nanti kita lihat hasil uji coba. Informasi lanjutnya akan dikabarkan,” katanya.

Sekadar diketahui, XL dan Axis pernah  melakukan kerjasama roaming nasional pada 1 Januari 2010 lalu dan berakhir   pada  31 Agustus 2012.

Adanya kerjasama yang dijalin oleh XL dan Axis  kala itu membuat  pelanggan Axis  akan mendapat akses penuh ke jaringan XL di Sumatera,   Kalimantan dan Sulawesi.

Kerjasama yang dilakukan oleh keduanya pada 2010 lalu merupakan terobosan dan belum ada di industri telekomunikasi nasional kala itu.

Dalam laporan keuangan XL, kerjasama roaming nasional di dimasukkan dalam pos jasa telekomunikasi lainnya. Pendapatan dari jasa ini dikisaran Rp 1triliun.

Sejak kerjasama dihentikan, pos  jasa telekomunikasi lainnya XL pada 2012 hanya meraih pendapatan sebesar Rp 1,68 triliun  atau turun  4% dibandingkan 2011 sebesar Rp 1,75 triliun. Jasa ini berkontribusi sekitar 8 persen bagi total omzet XL.

Diputus
Sayangnya, latar belakang dari kembali rujuknya XL dan Axis menggelar roaming nasional disertai kabar kurang sedap.

Kabar beredar menyatakan  pada Jumat (27/9) malam Protelindo sebagai penyedia menara Axis memutus koneksi di Surabaya.  Alhasil, sekitar 400 BTS Axis yang nangkring di menara milik Protelindo padam sehingga sekitar sejuta pelanggan anak usaha Saudi Telecom Company (STC) itu di Surabaya tak bisa menikmati layanan secara sempurna.

Axis sendiri  masih memiliki tunggakan pungutan biaya hak penyelenggaraan (BHP) frekuensi Rp 200 miliar per Agustus tahun ini ke Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Namun, kondisi itu tak menyurutkan langkah XL untuk mencaplok Axis. Buktinya pada kamis (26/9) lalu, XL melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales Purchase Agreement/CSPA) dengan Saudi Telecom Company (STC) dan Teleglobal Investment B.V. (Teleglobal) untuk membeli Axis.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year