telkomsel halo

Penggunaan Aplikasi di Indonesia Masih Rendah

13:48:59 | 28 Sep 2013
 Penggunaan Aplikasi di Indonesia Masih Rendah
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko)— Penggunaan aplikasi oleh pemilik smartphone di Indonesia masih rendah dibandingkan pengguna dari negara Asia Tenggara lainnya.

Setidaknya itu terlihat dari Laporan Nielsen Informate Mobile Insight yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand belum lama ini.

Metode riset ini adalah  menggabungkan penetrasi dengan rata-rata waktu penggunaan per bulan untuk mengukur aplikasi yang paling disukai di wilayah tersebut.

Dari hasil riset terlihat pengguna di Asia Tenggara  menghabiskan waktu rata-rata sekitar tiga-perempat jam sehari untuk menggunakan aplikasi.

Penggunaan aplikasi paling sering adalah di Malaysia (66 menit per hari), diikuti oleh Thailand (46 menit per hari), Filipina (41 menit per hari) dan Indonesia (40 menit per hari).

Riset ini menunjukkan Facebook sebagai aplikasi yang paling disukai oleh pemilik smartphone.

Tercatat, aplikasi ini  menduduki peringkat tertinggi sebagai aplikasi smartphone paling disukai di tiga dari empat negara (Indonesia, Malaysia dan Filipina) dan menduduki peringkat nomor dua di Thailand setelah Line.
 
Aplikasi populer lainnya di wilayah Asia Tenggara mencakup Google Play Store, Youtube dan Line, yang termasuk dalam peringkat 10 besar di keempat negara tersebut. Aplikasi Gaming Candy Crush Saga muncul dalam peringkat 10 besar di keempat negara Asia Tenggara .

Direktur Nielsen Telecom and Technology Practice di Asia Tenggara, Asia Utara dan Pasifik Sagar Phadke mengatakan pentingnya aplikasi dan pengaruhnya  terhadap pasar mobile yang sangat kompetitif dewasa ini telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir.
 
“Hal ini memberikan peluang yang luar biasa bagi para brand marketers untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi untuk membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen,” tuturnya.

Sebelumnya, survei Ericsson ConsumerLab Analytical Platform 2013 mengenai penggunaan aplikasi Over The Top (OTT) oleh pengguna telepon seluler pada Maret-April 2013 di Indonesia menunjukkan pesan instan, seperti BlackBerry Messenger (BBM), WhatsApp, MSN Messenger, Kakao Talk, Line, dan sebagainya digunakan 56% pengguna smartphone.

Sedangkan penggunaan aplikasi  klip video, seperti YouTube dan Netflix, untuk pengguna smartphone Indonesia tercatat 28%, dan untuk pengguna non-smartphone 4%.

emarketer dalam riset yang dilakukannya memperkirakan pada 2012 lalu ada sebanyak 26,3 juta pengguna smartphone di Indonesia atau sekitar 16% dari total pengguna ponsel. Angka itu merefleksikan penetrasi smartphone mencapai 10,6% dari total populasi.

Sedangkan tahun ini emarketer memperediksi ada sekitar 41,6 juta pengguna smartphone atau mencapai tingkat penetrasi 16,6% dari total populasi. Angka ini merupakan 24% dari total pengguna ponsel di Indonesia.(ct)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year