Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
telkomsel halo

Kemenkominfo Puas dengan Kualitas Layanan Selama Lebaran

22:36:50 | 11 Aug 2013
Kemenkominfo Puas dengan Kualitas Layanan Selama Lebaran
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menilai kualitas layanan telekomunikasi yang diberikan sejumlah operator selama bulan Ramadan hingga Lebaran 2013 dalam tingkatan yang cukup baik.

“Meskipun evaluasi secara komprehensif yang dilakukan oleh KemenKominfo dan  Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) belum selesai,  berdasarkan monitoring dan evaluasi awal serta rangkuman dari berbagai informasi yang dihimpun  sejauh ini dapat disimpulkan, bahwa kualitas layanan telekomunikasi berada dalam tingkatan yang cukup baik,” ungkap Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto dalam rilisnya, kemarin.

Menurutnya, dasar penilaian cukup baik diantaranya, tidak ada satupun layanan telekomunikasi dari seluruh penyelenggara telekomunikasi yang total mengalami terputus koneksinya.

Berikutnya dilihat dari Succesfull Call Ratio (SCR) atau keberhasilan panggil, yang masih di atas rata-rata sebagaimana diatur di dalam regulasi standar kualitas layanan telekomunikasi. Demikian pula untuk dropped call dan blocked call, juga tidak sampai menembus batas pelanggaran secara akumulatif.

Hal yang sama terjadi di durasi waktu pengiriman SMS, yang masih dalam batas normal sesuai ketentuan.Khusus untuk  layanan BlackBerry walau terjadi sedikit keterlambatan pengiriman pesan pada 8 Agustus lalu,  namun dianggap  masih dalam batas normal karena cukup tingginya trafik.

Keterlambatan
Diakuinya memang benar ada sejumlah keluhan yang disampaikan ke KemenKominfo  tentang adanya masalah Unsuccesfull Call Ratio dan keterlambatan pengiriman SMS. Namun setelah dijelaskan, bahwa Kementerian Kominfo menghimbau masyarakat umum agar sedapat mungkin efektif dalam penggunaan layanan, maka masalah tersebut dapat diminimalisasi.

Di samping itu, lanjutnya,  tidak semua masalah keterlambatan pengiriman pesan atau suara  karena keterbatasan jaringan, tetapi juga kendala pada handset yang ada, dimana sewaktu pengiriman secara broadcast massif berlangsung dipaksakan sebanyak mungkin pada peak session dan ketika semuanya belum terkirim, maka sudah ada upaya pengiriman baru lagi atau digunakannya fasilitas layanan call ketika pengiriman SMS masih sedang berlangsung yang berujung gagal kirim.
 
"Keterlambatan dan kegagalan pengiriman SMS ini juga di antaranya karena pengirim melakukannya dengan destinasi pada pengguna yang tidak terjangkau layanan baik on net maupun off net,sehingga itu bukan kesalahannya penyelenggara telelomunikasi,"  katanya.

Area Bolong
Ditambahkannya, masyarakat masih melaporkan adanya sejumlah area yang kadang minim sinyal telekomunikasi untuk beberapa detik tertentu saja pada beberapa penyelenggaraan layanan telekomunikasi di sejumlah lintasan mudik tertentu, khususnya pada  lintasan jalan darat yang berlokasi di kelokan jalan di tengah perbukitan tertentu di Jawa Barat (khususnya sekitar Nagreg) dan Jawa Tengah (khususnya jalur tengah di sekitar jelang Purwokerto)  serta perlintasan di Merak-Bakauheni meski juga sama sekali tidak sampai terputus koneksinya.

Ditegaskannya, pemerintah  tetap memerintahkan  operator untuk menjaga kualitas layanan minimal hingga H + 7 dan khusus bagi BlackBerry minimal hingga H+10, sebagaimana disebutkan oleh Menteri Kominfo Tifatul Sembiring pada saat acara apel siaga besama Kementeran Kominfo dan seluruh mitra kerjanya pada tanggal 29 Juli 2013.

“Ini karena terkait dengan akan terjadinya arus balik para pemudik dimana layanan telekomunikasi, khususnya di daerah-daerah padat konsentrasi lalu lintas, tetap sangat dibutuhkan untuk saling berkomunikasi satu sama lain,” katanya.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year