Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Oalah, Layanan BlackBerry Kembali Bermasalah

14:46:10 | 24 Jul 2013
Oalah, Layanan BlackBerry Kembali Bermasalah
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Layanan BlackBerry Internet Service (BIS) milik BlackBerry kembali bermasalah pada Selasa (23/7) malam.

Dalam rilisnya di situs resmi perseroan, terungkap kronologis gangguan jaringan yang dialami BlackBerry pada Selasa (23/7) malam.

Gangguan dimulai malam dimana pelanggan di Asia Pasifik tak bisa mengakses layanan secara sempurna. Baru dini hari layanan berangsur normal, sementara untuk Avatar di BlackBerry Messenger belum sempurna ditampilkan. Pada Rabu (24/7) pagi layanan BlackBerry sudah  berangsur normal kembali.

Total jaringan BlackBerry bermasalah selama 12 jam. Ini menjadikan sepanjang satu tahun jaringan BlackBerry telah bermasalah sebanyak enam kali di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Kejadian ini merupakan waktu terlama untuk terganggunya layanan publik secara masif.

Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
James (35 th) salah seorang pengguna BlackBerry yang terkena dampak gangguna jaringan ini  mengaku kaget kala melihat sebagian besar kontak di BlackBerry Messenger-nya hilang.

"Saya terpaksa re-invite semua kontak. Untung di-back up. Ketidaknyamanan ini sangat menganggu sekali," keluhnya kala menghubungi Redaksi, Rabu (24/7) siang.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S Dewa Broto mengaku kecewa dengan berulangnya gangguan jaringan dari layanan BlackBerry itu.

“Terakhir ketemu sudah diingatkan. Tetapi mereka sekarang responsif memberikan informasi ke kami,” katanya.

Dikatakannya, ketika informasi di terima, dirinya memerintahkan BlackBerry untuk mengumumkan secara resmi ke pelanggan melalui media. “Sekitar jam 23.10 diinformsikan dan saya sampaikan perintah untuk sesegera mungkin umumkan ke publik lewat media, untuk menjelaskan permasalahannya," jelasnya.

Menurutnya, jika layanan BlackBerry terus memburuk, maka public bisa saja mengambil langkah  action karena tidak puas. “Itu diperbolehkan di UU Perlindungan Konsumen, mengingat kami dianggap kurang banyak berbuat atas dasar status entitasnya yang belum jelas dari aspek UU Telekomunikasi," katanya.

Sebelumnya, petinggi BlackBerry di Indonesia berjanji akan lebih komunikatif dengan pejabat publik terkait layanan yang diberikannya agar tidak menimbulkan salah persepsi di masayarakat.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year