telkomsel halo

Awan Kesehatan Meretas Interperobilitas Bagi e-Health

12:10:38 | 24 Jun 2013
Awan Kesehatan Meretas Interperobilitas Bagi e-Health
Suasana uji coba situs Awan Kesehatan (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Alumni SMAN 3 Yogyakarta yang tergabung dalam Padmanaba memperkenalkan  jejaring sosial kesehatan, www.awankesehatan.com, untuk membuka interperobilitas di antara pemain e-health  Indonesia.

“Salah satu tujuan dari awan kesehatan memang membuka  wadah bagi para pemain e-health untuk berkomunikasi agar tidak terfragmentasi. Tujuan lainnya, agar masyarakat bisa mendapatkan informasi kesehatan lebih mudah,” ungkap Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB Prof. Suhono Harso Supangkat  dalam pesan singkatnya, Senin (24/6).

Jejaring Padmanaba adalah komunitas yang dibentuk oleh alumni SMAN 3 Yogyakarta, yang terdiri dari  berbagai profesi untuk peningkatan kualitas dan kesejahteraanbangsa.

Selain Suhono, beberapa alumni dari  SMAN 3 Yogyakarta diantaranya  Menpora KRMT Roy Suryo, Sekjen Kemenkes dokter Supriyantoro, dan Dirjen Haji Indonesia Anggito Abimanyu.
 
Dijelaskan Suhono, dalam awan Kesehatan di dalamnya terdapat komponen pelayanan kesehatan meliputi, dokter, rumah sakit, klinik, apotik, puskesmas hingga tempat olahraga dan masalah gizi atau kuliner sehat.

Diharapkannya,  antara komponen kesehatan tersebut dapat berkomunikasi dengan cepat, dan bisa berkolaborasi untuk merawat atau menjaga kesehatan.

Dengan konsep ini diharapkan orang yang sehat tetap bisamendapatkan informasi atau layanan kesahatan, melalui informas idan monitoring yang terus menerus. Sementara yang sedang sakit bisa mendapatkan layanan yang cepat, mudah dan sesuai dengan kemampuannya.

“Konsepnya akan digabungkan dengan asuransi atau bantuan kesehatan dari pemerintah. Ini masih tahap  awal, nanti pasien juga bisa melakukan pendaftaran ataupun konsultasi jarak jauh. Tak hanya itu, pemerintah juga bisa memanfaatkan situs ini untuk memantau kinerja pelayanan di bidang kesehatan nantinya,” jelasnya.
 
SekjenKemenkes dr.Supriyantoro mengharapkan,  adanya Awan kesehatan bisa membuat  seluruh entitas di bidang kesehatan akan lebih terintegrasi, efektif, dan efisien dalam memberikan layanan kesehatan agar  masyarakat dapat merasakanpelayanan yang optimal.

“Semakin banyak instansi pelayanan kesehatan yang tergabung dalam Awankesehatan.com akan semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh kepastian pelayanan kesehatan juga memberikan kesempatan yang sama dalam memilih layanan yang dibutuhkan. Hal ini dapat mengembalikan rasa nyaman dan percaya masyarakat terhadap layanan kesehatan,” katanya.

Sekadar diketahui, Awan kesehatan ini  awalnya dikembangkan oleh IndiHealth (www.indihealth.com) yang merupakan tenant dibawah binaan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB dan masuk dalam jejaring Padmanaba Network.

Saat ini Indihealth juga tengah memperkenalkan suatu produk pengembangan untuk monitoring penderita diabetes bekerjasama dengan PT XL Axiata Tbk  (XL)  diberi nama Xaneshia Diabetes Console.
 
Xanesha merupakan aplikasi yang mengangkat tema “Bersahabatdengan Diabetes” dimana akan Memudahkan dan mendukung masyarakat agar menjadi lebih peduli akan gejala Diabetes dan memilih gaya hidup sehat.

“Aplikasi ini akan ada di BlackBerry untuk tahap awal. Kita akan segera luncurkan dalam waktu dekat,” ungkap Suhono.

Sebelumnya, Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Komunikasi Indonesia (MIKTI) mengungkapkan, para pemain e-health di Indonesia masih terfragmentasi walau para pemain sudah berusaha  menyediakan aplikasi yang menawarkan solusi terintegrasi.

Bakti
Padahal, pasar e-health di Indonesia lumayan tinggi jika hanya merujuk kepada anggarankesehatan sebesar Rp 25 triliun.(ak)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year