Paket Semangat Kemerdekaan
Paket Semangat Kemerdekaan
telkomsel halo

Ideosource Pamer 9 Startup

11:52:02 | 01 Apr 2013
Ideosource Pamer 9 Startup
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Pemodal ventura, Ideosource, memamerkan 9 startup yang masuk program inkubasinya  pada pekan lalu.

Sembilan startup itu diantaranya Wearfable, iMindSound, Pasarminggu.co, KelirTV,Everindo,Kark, Touchten, GimmieWorld, dan Saqina.com.

Lima startup pertama masuk dalam program inkubasi dari Ideosource, sedangkan empat terakhir masuk dalam portofolio.

Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di bidang e-commerce, media infrastructure, games, dan konten.

Direktur Ideosource Andi S. Boediman mengungkapkan, perusahaan telah mengumumkan program inkubasi bagi startup lokal ini sejak  September 2012 dan sebanyak 120 proposal dari lima kota masuk ke panitia. Investasi untuk masing-masing startup di kisaran US$50 ribu hingga US$100 ribu.

"Kita memperkenalkan 9 perusahaan ini kepada strategic partner dan media yang hadir, sehingga diharapkan dapat terjalin berbagai bentuk sinergi yang dapat menguntungkan semua pihak," katanya belum lama ini.

Diungkapkannya, banyak startup yang mengembangkan platform e-commerce karena melihat potensi yang besar di segmen tersebut.
 
"Saya rasa ini wajar karena  tahun ini pembelanja online meningkat menjadi 7%-8% dari total jumlah pengguna Internet yang diperkirakan mencapai 80 juta. Itu artinya, jumlah pembelanja online sekitar 5,6 juta sampai 6,4 juta,” katanya.

Diprediksinya,  nilai transaksi perdagangan online pada 2013 tumbuh 79,7% dibandingkan dengan 2012 menjadi US$ 478 juta atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Volume transaksi pada 2013 bisa mencapai 19,109 juta kali, meningkat 57,9% dibandingkan dengan prediksi tahun lalu yang sebanyak 12,103 juta. Pada 2014 nilai transaksi diprediksi bakal melonjak hingga US$776 juta atau setara Rp 7,5 triliun dengan jumlah transaksi mencapai 28,648 juta kali.

Dijelaskannya, pada tahun lalu salah satu kendala dari e-commerce untuk berkembang seperti  pembayaran dan logistic mulai  terpecahkan.
E-commerce sudah menggandeng banyak bank dan jalur pembayaran serta menggaet perusahaan bidang pengiriman dan logistik.   

“Sekarang itu tinggal masalah edukasi saja. Kalau ini sukses, dua tahun lagi ekosistem e-commerce di Indonesia makin kuat,” prediksinya.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year
Editorial
Berlomba gelar 5G