Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

GSMA: Harga Frekuensi Harus Terjangkau

10:13:22 | 26 Mar 2013
GSMA: Harga Frekuensi Harus Terjangkau
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
LONDON (IndoTelko) – GSMA menghimbau harga penawaran dasar frekuensi untuk dikurangi dengan mempertimbangkan dampak dari hadirnya layanan seluler yang bisa menopang pertumbuhan ekonomi negara.

Director General GSMA Anne Bouverot dalam rilis yang dimuat di situs resminya pada (25/3) menyatakan, himbauan tersebut dikeluarkan dalam mengantisipasi tender frekuensi di rentang  1800, 900 dan 800 MHz di India pada bulan ini.
 
"Absennya penawar untuk rentang  1800 dan 900 MHz, serta hanya ada satu penawar di  800 MHz kala lelang awal bulan ini, menunjukkan operator di India tak mau mengeluarkan uang untuk hal yang tak rasional demi frekuensi,” ungkapnya.

GSMA menghimbau pemerintah India untuk tidak menggunakan frekuensi untuk mencari pendapatan di jangka pendek dan mengurangi secara signifikan harga penawaran dasar dari sumber daya alam terbatas itu.

Pemerintah India disarankan untuk fokus pada tujuan jangka panjang yakni menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dimana operator bisa berinvestasi dengan aman.
 
"Menambah frekuensi itu hanya langkah awal bagi operator untuk mengembangkan jaringan. Jika harga dasar tak wajar dan tak ada peminat, ini akan membuat pengembangan layanan tertunda serta bisa berujung pada kenaikan tarif ke pelanggan,” jelasnya.

Diungkapkannya, dari hasil survei yang dilakukan GSMA belum lama ini terlihat setiap 10% peningkatan penetrasi seluler akan meningkatkan produktivitas 4,2%.  Keuntungan seperti itu akan berkurang di negara seprti India dimana area rural masih banyak belum terkoneksi selular.

Sekadar diketahui, masalah harga frekuensi selalu menjadi polemik bagi negara yang mengandalkan teknologi nirkabel untuk akses telekomunikasi.

Misalnya, situasi di Indonesia sekarang hanya memiliki sekitar 425 MHz bandwidth efektif dimana distribusinya tak seimbang dan munculnya radio komersial layanan broadcasting yang menyebabkan berkurangnya sumberdaya frekuensi untuk broadband.
 
Untuk mengatasi kekurangan spektrum pemerintah tengah melakukan perbaikan manajemen frekuensi yang  akan membantu meningkatkan teknik pemakaian bersama (spectrum sharing) dan pendayagunaan frekuensi  yang belum dimanfaatkan (unused frequency).(ct)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year