telkomsel halo

Pembayaran MPLIK Ditunda, Telkom Tetap Geber Broadband

11:15:37 | 19 Mar 2013
Pembayaran MPLIK Ditunda, Telkom Tetap Geber Broadband
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko)  –  PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berjanji tetap akan menggeber  pembangunan broadband hingga ke desa walau ada kemungkinan penundaan pembayaran proyek Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

“Kami ikut saja dengan keputusan yang diambil pemerintah terkait proyek MPLIK. Sebagai salah satu pemenang proyek MPLIK tentu ada  pengaruhnya bagi Telkom, tetapi kami akan ikut saja dengan keputusan pemerintah,” ungkap Head Of Corporate Communication and Affair Telkom Selamet Riyadi melalui pesan singkat, kemarin.  

Telkom adalah salah satu pemenang proyek MPLIK.  Program ini menyediakan  sejumlah fasilitas yang meliputi lima terminal untuk user berupa laptop, genset, server, di atas mobil terdapat antenna parabola VSAT. Akses Internet yang disediakan sekitar 256 kbps, dan sudah dilengkap software nawala untuk memastikan penggunaan Internet Sehat dan Aman

Penyediaan perangkat MPLIK dilakukan oleh empat perusahaan pemenang tender sejak Maret 2010. Keempat perusahaan itu ialah  Telkom, PT Jastrindo Dinamika, PT Sarana Insan Muda Selaras, serta PT Aplikanusa Lintasarta.

Khusus untuk Telkom, tender pengadaan MPLIK digelar sebanyak enam paket pekerjaan, antara lain, Paket 4 (Jambi, Riau, Kepulauan Riau), Paket 12 (Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo), Paket 13 (Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara), Paket 14 (Sulawesi Selatan), Paket 17 (Kalimantan Tengah), Paket 20 (Papua dan Irian Jaya Barat).

Tadinya, program MPLIK juga diharapkan mendukung program Broadband Ready yang kini digelar Telkom. Artinya masyarakat yang sudah teredukasi oleh layanan MPLIK, akan semakin well educated dan beralih menjadi pengakses internet broadband.

Posisi pada 28 Agustus 2012, semua paket telah diserahkan perangkatnya. Penyerahan ini molor dari waktu yang ditentukan dan sempat terhembus kabar tak sedap ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

“MPLIK hanya bagian kecil dari broadband ready. Kita kan punya payung besar hingga beberapa tahun mendatang yakni Indonesia Digital Network (IDN) yang membangun jaringan, aplikasi, dan konten,” katanya.

Sekadar catatan, Telkom pada tahun ini memiliki belanja modal sekitar Rp 20 triliun dimana sekitar 20-30%  untuk pengembangan infrastruktur broadband.

Bisnis Teknologi Informasi dan Internet dari Telkom pada 2012 mendapatkan pendapatan  sebesar Rp 27,6 triliun atau naik 15,5% dibandingkan 2011 sebesar  Rp 23,92 triliun.(ak)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year