telkomsel halo

Galaxy S4 akan Goyang iPhone5?

12:17:29 | 16 Mar 2013
Galaxy S4 akan Goyang iPhone5?
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Samsung akhirnya resmi menujukkan  smartphone terbarunya,  Galaxy S 4 di New York, Amerika Serikat (AS).

Raksasa dari Korea Selatan ini mengaku akan menggandeng 327 operator di 155 negara untuk  penjualan suksesor Galaxy S III ini  pada awal April 2013.
 
Ponsel ini tersedia dalam kapasitas memori  16GB, 32GB, dan 64GB.  Galaxy S 4 dipersenjatai kamera utama 13MP dan kamera sekunder 2MP, RAM 2GB LPDDR3 dan dibekali baterai berkapasitas 2600mAh.Rencananya, Galaxy S IV akan hadir dalam dua warna yaitu hitam dan putih.  

Munculnya besutan terbaru ini tentu menjadikan iPhone5 mendapatkan lawan yang sepadan.

Dikutip dari CNET belum lama ini, munculnya produk terbaru ini menjadikan iPhone 5 seperti produk masa lalu di kategori smartphone. Anggapan ini tentu membuat perseteruan antara Samsung dan Apple kian meruncing.

Para analis menilai, produk dari Samsung ini memilih jalur perubahan yang berevolusi ketimbang revolusi sehingga menjadikan Apple tetap dalam level keyakinan tingi dengan iPhone 5.
 
Analis Piper Jaffray  menyebutkan  Galaxy S4 melakukan perubahan yang  incremental dari iPhone 5. "Perubahannya evolusi, memang ada software yang unik, perubahannya minor dibandingkan yang dilakukan Apple dengan Siri,” katanya.

Diperkirakannya, Apple akan tetp mampu mempertahankan pangsa pasarnya di smartphone dalam kisaran 40%. Ini tentu akan menjadi tantangan bagi Samsung belum puas dengan pangsa pasarnya di Amerika Serikat.

Analis lainnya,  Peter Misek mengaku penasaran tentang performa dari produk terbaru Samsung setelah digunakan secara massal.  Pasalnya banyak pengguna mengeluhkan pola kustomisasu software dari Samsung.
 
"Kami percaya S4 akan bagus penjualannya dan secara gradual akan menganggu pertumbuhan dari produk Appled. Keunggulan produk ini hanya layar lebar, kalau dari sisi aplikasi banyak bisa ditiru," katanya.

Sementara  Analis Shaw Wu mengungkapkan, Apple mengindikasikan mengurangi permintaan ke supplier karena berencana menyegarkan iPhone 5 tak lama lagi.

“Tapi rasanya Apple tak akan memproduksi iPhone layar lebar sampai 2014. Hal yang dibutuhkan Apple sekarang adalah menunjukkan kepemimpinan yang kuat di merek, karena disitulah kekuatannya,” katanya.(ss)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
More Stories
Data Center Service Provider of the year