Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
Ngebut Internetnya Banyak Bonusnya
telkomsel halo

Menguak Strategi Lenovo Menggarap Pasar Smartphone di Indonesia

19:13:20 | 24 Feb 2013
Menguak Strategi Lenovo Menggarap Pasar Smartphone di Indonesia
Ilustrasi (DOK)
Angkasa Pura 2
JAKARTA (IndoTelko) – Lembaga riset IDC belum lama ini mengungkapkan lima vendor yang mampu berbicara banyak di dunia dalam pengapalan smart connected device.

Smart connected device adalah perangkat yang banyak digunakan untuk terkoneksi ke internet. Perangkat yang masuk kategori ini adalah komputer desktop, notebook, netbook, tablet, dan smartphone.

Posisi Lenovo berada di nomor tiga untuk pengapalan produk ini dengan menguasai 6,5% pangsa pasar. Di pasar global, Lenovo kuat di notebook dan netbook dimana mengapalkan  30 juta unit selama 2012.  

Produk smartphone dari pabrikan ini juga mengalami pertumbuhan yang tinggi dari menjual sebanyak 3,7 juta unit pada 2011 menjadi  23,7 juta unit di 2012.  

Di Indonesia, Lenovo belum bermain lama di pasar smartphone. Pabrikan ini baru masuk di semester II-2012.

Lenovo bekerja sama dengan PT Trikomsel Oke  Tbk (TRIO) untuk memasarkan smartphone varian S880 pada awalnya. Trikomsel juga menggandeng anak usahanya   PT Global Teleshop Tbk (GLOB).

Sekarang, 50% dari gerai ritel Trikomsel,yakni OkeShop dan Global Teleshop yang berjumlah lebih 1.200 gerai sudah menjual produk smartphone Lenovo.

Pada Oktober 2012 silam mereka sudah merilis lima varian smartphone berbasis Android di pasar Indonesia dengan harga kompetitif, mulai Rp1 jutaan hingga yang termahal Rp4,4 jutaan.

Selama periode Oktober-Desember 2012, lebih dari 100 ribu  unit smartphone dikapalkan ke pasar Indonesia.

Sudah Dikenal
Presiden Direktur Lenovo Indonesia Sandy Lumy mengungkapkan, cepatnya pasar Indonesia merespons produk besutannya tak bisa dilepaskan dari familiarnya merek Lenovo di telinga masyarakat.
 
“Kami tidak mulai dari nol, merek Lenovo sudah sangat populer lewat produk komputer, seperti laptop, desktop PC, bahkan netbook. Ini menjadi kekuatan karena pembeli  sudah sangat yakin dengan kualitas Lenovo. Karena itu, mereka tidak ragu untuk membeli produk smartphone Lenovo,” ujarnya.

Kunci Sukses  
Menurut lembaga survei Gartner  terdapat   empat hal yang menjadi kunci sukses Lenovo bermain di pasar smartphone China.  
 
Pertama adalah brand recognition Lenovo sendiri yang sangat baik di China. Kedua distribusi menyeluruh. Ketiga portofolio produk yang lengkap, serta keempat keterjangkauan harga produk.

Keempat kunci sukses itu pula yang ternyata menjadi strategi utama Lenovo Mobile Indonesia untuk melakukan penetrasi di pasar lokal, yang sedikit banyak memiliki kesamaan dengan pasar China.

Sedangkan dari sisi produk, Lenovo dengan pintar bermain di phablet yang memiliki harga terjangkau. Hal itu terbukti dengan tingginya penjualan model Lenovo Mobile Indonesia yang memiliki ukuran layar 5 inci,yakni S880.

Permintaan terhadap S550 mencapai 50% dari total penjualan Lenovo Mobile di Indonesia.  S880 memiliki layar 5 inci, OS Android ICS, dualSIM, prosesor 1 GHz,baterai 2250 mAh, dan mampu menerima 5 titik sentuhan sekaligus

Lenovo juga terus menambah varian produknya. Belum lama ini lima varian baru dilepas ke pasar yakni  Lenovo S890,S720,P770, A800,dan A690.
 
“Kami optimistis bisa masuk tiga besar untuk smartphone. Minimal 10% dari total smartphone terjual itu merek Lenovo di Indonesia. Kekuatan kita ada di harga Rp1 jutaan- Rp2,8 jutaan. Segmen pasar itu yang paling gemuk di Indonesia,” katanya.
 
Sebelumnya, Presiden Asia-Pasifik dan Amerika-Latin Lenovo Group Milko Van Duijl mengungkapkan, perseroan masuk ke Negara seperti Indonesia guna  menghindari bujet pemasaran yang besar serta kebijakan properti intelektual di Amerika Serikat dan Eropa Barat.

“Untuk mendapatkan hak kekayan intelektual untuk telepon di Amerika Serikat sangat sulit, memakan waktu lama dan memakan banyak biaya investasi. Padahal kami harus bersaing dari sisi harga,” katanya.

Perusahaan menganggarkan 30% keuntungannya di kuartal I tahun ini untuk mengembangkan pasar di Asia Pasifik dan Amerika Latin. Van Duijl memprediksi penjualan Lenovo di wilayah tersebut akan naik 72%  menjadi US$ 1,72 miliar.

Presiden Direktur Trikomsel Sugiono Wiyono mengakui,  pasar kelas mmenengah di Indonesia sangat besar dan terus tumbuh.  “Produk Lenovo yang berkonsep value for money sangat cocok memanjakan mereka,” ungkapnya.

Kalau begitu, cengkraman Lenovo tentu makin kuat di Indonesia.(id)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
Telkom DES
More Stories
Data Center Service Provider of the year