Telkom mulai program “Digital Amoeba 2018”

12:22:23 | 01 Mar 2018
Telkom mulai program “Digital Amoeba 2018”
EGM Divisi Digital Service Telkom Arief Musta'in, CEO Amoeba Fauzan Feisal, dan VP HC Strategic Management Telkom Dwi Heriyanto B berfoto bersama dengan pembicara di ajang Digital Amoeba Fest 2018.(dok)

JAKARTA (IndoTelko) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memulai  program “Digital Amoeba 2018” untuk mencari bakat-bakat digital berbakat di lingkungan internal operator pelat merah itu.

Digital Amoeba diposisikan sebagai program inkubator bagi karyawan yang berkeinginan mendirikan usaha rintisan (Startup) agar bisa menjadi seorang intraprenuer dan innovator.

“Tahun ini Digital Amoeba akan digelar dalam tiga batch. Batch I sudah selesai dan berhasil menjaring 50 tim. Batch II akan digelar pada April dan Batch III pada Agustus mendatang. Animo peserta sangat tinggi sekali,” ungkap Executive General Manager (EGM) Divisi Digital Service Telkom Arief Musta'in kepada IndoTelko di sela-sela Digital Amoeba Fest 2018, kemarin.

Arief mengungkapkan kali ini proses penjaringan melalui open recruitment, open registration, open assignment, hingga Hack Idea. “Paling menarik Hack Idea, ada 400 ide yang masuk, akhirnya 10 kita loloskan,” katanya.

Arief menambahkan, berbeda dengan Digital Amoeba 2017 yang lebih mendorong karyawan TelkomGrup untuk melahirkan ide inovatif, gelaran di 2018 mulai diarahkan kepada ide disemetriskan (alignment) dengan strategi korporasi dari TelkomGrup.

“Jadi sekarang yang dicari tak hanya innovation product, tetapi juga yang bisa berinovasi membantu proses bisnis di internal Telkom. Kita mau ada inovasi yang bisa membuat proses di internal menajdi lebih “Lean”, kita sadar walau produk sama tetapi  jika dalam proses berbeda itu  bisa memberikan dampak ke pelanggan. Dari kegiatan inovasi seperti ini akan muncul ide-ide segar,” katanya.

Telkom mulai program “Digital Amoeba 2018”

Arkademy, salah satu startup hasil program Digital Amoeba dari Telkom

CEO Amoeba Fauzan Feisal menjelaskan, latar belakang dibuatnya program Amoeba berangkat dari kesadaran Telkom yang ingin bertransformasi menjadi perusahaan Digital (Digital Company/Dico) dari Telecommunication Company (telco).

“Sebagai Dico, kita sadar inovasi itu harus hadir di semua lini. Amoeba dilahirkan untuk merangsang bakat-bakat terpendam di semua lini di Telkom untuk berinovasi. Digital Amoeba ini belum ada di perusahaan lain di Indonesia. Kalau bikin lomba inovasi atau  hackathon itu sudah  banyak, tetapi menjaga inovasi itu tumbuh dan menjadi bisnis? Saya rasa baru Amoeba yang punya program seperti ini,” pungkasnya.(ad)

Baca Juga:
Quote Of The Day
quote digital talent 6
quote digital talent 7
quote digital talent 8
quote digital talent 9
quote digital talent 10
quote digital talent 1
quote digital talent 2
quote digital talent 3
quote digital talent 4
quote digital talent 5
Herdy Harman
Rubrik ini diasuh oleh Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Herdy Rosadi Harman.

Herdy Rosadi Harman adalah Chief Human Capital Officer (CHCO) Telkom dari 2014 hingga sekarang.

Sebelumnya, Direktur Human Capital Management PT Telkomsel 2012-2014. Merupakan peraih dua magister, MBA dari Telkom University (1993) dan Master of Law American University, Washington, AS (1998).

Salah satu bukunya yang terkenal adalah Strongest by Best People: The Telkomsel Way & Transformasi Human Capital.

Pembaca bisa bertanya seputar pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di era transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.com.

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui microsite ini

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi

More Stories
Smartfren Unlimited 4G