Layanan 4G prima di Pelabuhan Batam Center

08:37:00 | 15 May 2018
Layanan 4G prima di Pelabuhan Batam Center
Ticketing Batam Center (foto : Tono)

BATAM (IndoTelko) – Hari kedua berada di Batam, Tim IndoTelko tak menyia-nyiakan kesempatan untuk berkunjung ke kawasan Batam Center.  Area yang sangat terkenal di Pulau Batam setelah kawasan Nagoya ini tak luput dari kunjungan kami. (Baca: Tes sinyal di Batam)

Batam center menjadi destinasi kedua yang kami kunjungi. Selain sebagai pusat perkantoran, di kawasan ini juga terdapat pusat perbelanjaan, pusat pemerintahan, dan juga pelabuhan penyeberangan ke negara tetangga Singapura dan Malaysia.

Kami pun berencana untuk berkunjung dan menyeberang ke Singapura via pelabuhan  Batam Center menumpang Ferry.  Perjalanan di tempuh kurang lebih satu jam.  

Sebagai kawasan strategis yang tentunya banyak di kunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara, tentu saja Batam Center perlu bersolek.  Selain dilengkapi oleh fasilitas umum, Batam Center pun mestinya tercover jaringan telekomunikasi mumpuni.

Penasaran dengan kekuatan jaringan telekomunikasi khususnya akses data di area ini, kami pun bersengaja menyempatkan diri melakukan uji dan cek jaringan lima operator sebelum kami melakukan penyeberangan ke Singapura.

Proses uji jaringan kali ini kami menggunakan ponsel-ponsel kelas atas yang terdiri dari Lenovo P2 Turbo, Asus Zenfone 4 Max, Asus Zenfone 4 Max Pro, Huawei Nova 2i, iphone 7 plus, dan modem Andromax M3Y.  Sementara mesin uji yang digunakan adalah Speed Test dan Sensorly.  Sedangkan proses uji ini kami lakukan pada hari Minggu 29 April 2018 pukul 06.00 Wib.

Jaringan super cepat

Seperti proses pengujian sebelumnya yang pernah kami lakukan, terlebih dahulu kami memastikan sinyal-sinyal dan indikator sinyal apa yang tertangkap di masing-masing ponsel.  Hasilnya ternyata kelima ponsel dan lima operator yang kami bawa semuanya menunjukkan sinyal 4G.

Setelah memastikan kelima operator benar-benar mampu menangkap sinyal 4G secara stabil, Tim IndoTelko pun melanjutkan ke proses pengujian khususnya akses data.

Dua aplikasi kami gunakan dalam pengujian kali ini.  Hal ini untuk melihat konsistensi dari kekuatan jaringan masing-masing operator baik dalam hal pengunduhan dan juga upload data.

Dalam pengujian ini kami mengelompokkan lima operator menjadi dua kelompok, di mana kelompok pertama kami menyebutnya sebagai Big Tri, yang merupakan tiga besar operator -Indosat, Telkomsel, dan XL-.  Kelompok kedua terdiri dari Smartfren dan Tri.

SpeedTest milik Telkomsel

Pengujian pertama kami menggunakan aplikasi SpeedTest. Aplikasi keluaran Ookla ini menampilkan kekuatan unduh, upload, dan ping dari kelima operator. Hasil pengujian dengan SpeedTest ini terlihat bahwa Indosat punya kekuatan unduh sebesar 10,3 Mbps, upload 0,21 Mbps, dan ping 56ms.  

Layanan 4G prima di Pelabuhan Batam Center

Sedangkan hasil pengujian kekuatan Telkomsel, terlihat operator ini sangat mendominasi.  Kekuatan unduh Telkomsel lima kali lebih kencang ketimbang Indosat dengan angka maksimal 50,5 Mbps untuk unduh, upload di angka 23,5 Mbps dengan ping 57ms.

Sementara XL punya kekuatan di tengah-tengah antara Indosat dan Telkomsel.  XL berkekuatan unduh sebesar  23,3 Mbps, upload 10,0 Mbps, dengan ping 49ms.

Di operator kelas dua yang terdiri dari Smartfren dan Tri, justru terlihat hasil yang cukup mengangetkan.  Smartfren sangat dominan dengan angka unduh maksimal 29,0 Mbps, upload 1,80 Mbps, dengan ping 57ms.  

Selanjutnya jaringan Tri.  Tri tergolong paling lemah di antara empat operator lainnya.  Tri hanya punya kekuatan unduh maksimal di angka 1,25 Mbps, upload 0,36 Mbps, dan ping 34ms.

Layanan 4G prima di Pelabuhan Batam Center

Hasil Sensorly

Pengujian kami lanjutkan dengan aplikasi Sensorly. Aplikasi ini memberikan hasil uji yang hampir tidak ada perbedaan dari sisi peringkat lima operator yang kami uji.

Namun hasil pengujian terlihat sangat berbeda jika dibanding dengan hasil uji SpeedTest.  Di Sensorly menunjukkan hasil yang sedikit lebih lemah ketimbang hasil uji di SpeedTest.

Indosat misalnya.  Operator yang sahamnya di dominasi oleh Qatar Telecom ini punya kekuatan unduh hanya sebatas 3,84 Mbps dan upload 1,26 Mbps.  Hasil ini hanya sepertiga dari kekuatan unduh dengan SpeedTest.

Layanan 4G prima di Pelabuhan Batam Center

Begitu pula dengan Telkomsel.  Kekuatan unduh Telkomse dengan Sensorly ini hanya sebesar 37,8 Mbps dan upload 16,8 Mbps.

Lain halnya dengan kekuatan XL. Operator milik Malaysia Telecom ini justru terlihat stabil. Hasil uji dengan Sensorly menunjukkan kekuatan unduh XL mencapai angka 20,48 Mbps dan upload 6,10 Mbps.  Hanya berbeda sedikit dengan hasil uji menggunakan SpeedTest.

Di level kelas dua, Smartfren dan Tri juga mengalami hal yang sama.  Perbedaan hasil uji sangat signifikan antara dua aplikasi SpeedTest dan Sensorly.

Hasil uji kekuatan unduh Smartfren mencapai angka 21,83 Mbps dan daya uploadnya di angka 2,80 Mbps.  Di susul oleh Tri yang juga tak jauh berbeda.  Dengan aplikasi Sensorly, Tri punya kekuatan unduh mencapai 0,89 Mbps namun kekuatan uploadnya tidak terdeteksi.  Hanya angka nol saja yang muncul kala diuji.  

Layanan 4G prima di Pelabuhan Batam Center

Kami menarik kesimpulan dalam uji jaringan di pelabuhan Batam Center ini bahwa lima operator sudah maksimal menyuguhkan layanan 4G. Selain terlihat dari riil hasil pengujian, kami pun melakukan pemutaran video via Youtube.  Hasilnya berjalan baik dan lancar, tanpa ada gangguan yang berarti (sg)

Liputan khusus drive test destinasi digital
Baca Juga:
Liputan khusus drive test destinasi digital