Telkom gairahkan UKM berbisnis koneksi internet dengan WiCo 2.0

16:40:40 | 28 Dec 2017
Telkom gairahkan UKM berbisnis koneksi internet dengan WiCo 2.0
Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi & UKM Abdul Kadir Damanik (paling kiri), Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi & Usaha Kecil Menengah Emilia Suhaimi (kedua dari kiri), Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (tengah), Deputi Bidang Produksi & Pemasaran Kementerian Koperasi & UKM I Wayan Dipta (kedua dari kanan), dan Executive Vice President Divisi Business Service Telkom Tri Gunadi (paling kanan) saat mencoba layanan internet kecepatan tinggi di booth WiFi Corner 2.0 (WiCo 2.0) usai acara Peluncuran WiCo 2.0 di Jakarta, Kamis (28/12).

JAKARTA (IndoTelko) - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) merealisasikan niatnya untuk menyegarkan bisnis penyediaan akses internet melalui WiFi dengan memperkenalkan WiFi Corner 2.0 (WiCo 2.0).

Peluncuran WiCo 2.0 dihadiri Menteri Koperasi & Usaha Kecil dan Menengah RI yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM RI Agus Muharram beserta jajaran Kementerian KUKM RI dan Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan di SME Tower, SMESCO, Jakarta, Kamis (28/12).  

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan menuturkan, WiCo 2.0 ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif Telkom dalam mengembangkan kewirausahaan Indonesia serta mencetak pejuang Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) yang mandiri dan berkontribusi nyata bagi kemajuan perekonomian bangsa.

“WiCo 2.0 merupakan sejarah baru bagi pelaku UMKM di Indonesia, dimana Telkom membuka kesempatan untuk memasuki bisnis digital di era modern. Melalui WiCo 2.0, pemilik bisnis warnet konvensional dapat meremajakan kembali bisnisnya. Sedangkan bagi kalangan rumah tangga pemilik usaha mikro, terbuka peluang untuk memasuki bisnis digital dengan sangat mudah. Kita aplikasikan pola bagi hasil untuk pemilik usaha WiCo 2.0,” tutur Dian di Jakarta, Kamis (28/12).

Ditargetkan ada sebanyak 50 ribu pelaku usaha, baik UKM maupun rumah tangga, yang memakai WiCo 2.0 pada tahun 2018.

Harga voucher yang ditawari ke pelaku usaha sebesar Rp3.500, dan keuntungan antara pemilik WiCo dan Telkom melalui sistem bagi hasil. Satu voucher WiCo bisa dipakai selama dua jam dengan kecepatan internet sampai 100 mbps. (Baca: Liberalisasi WiCo)

Apabila laku di atas 500 buah voucher, maka pola bagi hasilnya 50:50. Tapi, kalau di bawah 500, bagi hasilnya 70:30, di mana pemilik WiCo hanya mendapat 30% dari nilai voucher seharga Rp3.500.

Akses internet WiCo 2.0 hanya bisa tersebar di sekitar area pemilik layanan, atau sampai radius maksimal 50 meter.

Proses pendaftaran dan pengelolaan layanan WiCo 2.0 seluruhnya telah dilakukan secara digital melalui mobile apps yang dapat diunduh di Google Play dan App Store dengan nama “MyWiCo”.

“Hadirnya WiCo 2.0 melalui aplikasi digital diharapkan dapat memudahkan para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnisnya. Inovasi ini juga diharapkan dapat turut mempercepat peningkatan daya saing bangsa Indonesia agar sejajar dengan bangsa lain,” tukas Dian.(ad) 

telkom DBS / liputan khusus
Baca Juga:
telkom DBS / liputan khusus
telkom DBS / liputan khusus
More Stories
telkom DBS / liputan khusus
 
Muhammad Awaluddin
Rubrik ini diasuh oleh Chairman of Indonesia Digital Society Forum (IDSF) yang juga Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) 2013-2015, Muhammad Awaluddin.

Awaluddin juga penulis Buku Digital EntreprenuerShift dan Digital ChampionShift.

Pembaca bisa bertanya seputar cara mengelola bisnis dan solusi-solusi Teknologi Informasi untuk transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.id

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui sub kanal ini dari setiap pertanyaan yang masuk.

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi di email.

telkom DBS / liputan khusus