Telkom Craft Indonesia 2018 diikuti 400 UKM

15:13:00 | 22 Mar 2018
Telkom Craft Indonesia 2018 diikuti 400 UKM
Dirut Telkom Alex J Sinaga bersama Menteri BUMN Rini M. Soemarno, menjelaskan kegiatan Telkom Craft Indonesia 2018.(ist)

JAKARTA (IndoTelko) – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) kembali menggelar pameran Telkom Craft Indonesia yang berlangsung pada Kamis 22 Maret hingga Minggu 25 Maret 2018 di Hall A  & B Jakarta Convention Center yang diikuti 400 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Pameran  ini  dibuka langsung oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan Kementrian BUMN Gatot Trihargo didampingi Komisaris Utama Telkom Hendri Saparini dan Dirut Telkom Alex J Sinaga  serta dihadiri oleh dirut dan jajaran direksi BUMN.

Rini M. Soemarno mengapresiasi  penyelenggaraan Telkom Craft Indonesia 2018 yang diselenggarakan oleh Telkom.  Menurutnya Telkom Craft Indonesia merupakan offline event Rumah Kreatif BUMN (RKB), yang merupakan wujud BUMN Hadir Untuk Negeri dalam bentuk pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Rumah Kreatif BUMN membantu mendampingi pelaku UKM meningkatan kualitas produk, pengemasan hingga siap dipasarkan baik secara offline maupun online,” papar Rini saat pembukaan, di Jakarta, Kamis (22/3).

Alex J Sinaga mengatakan, Telkom Craft Indonesia merupakan bagian dari Program BUMN hadir untuk  Negeri, khususnya pemberdayaan UKM dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka peningkatan akses ke pasar, seperti yang akan dilakukan di Telkom Craft Indonesia selama empat hari kedepan.

Peserta Telkom Craft Indonesia 2018 ini merupakan UKM yang telah memenuhi tahapan pembinaan UKM di Rumah Kreatif BUMN, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online dan Go Global. Setelah melalui proses seleksi kurasi yang menilai level of quality dan competitiveness dari produk, maka terpilihlah 400 UKM peserta yang terdiri dari 200 UKM Binaan Telkom, 150 UKM binaan BUMN lainnya dan 50 UKM dari berbagai komunitas dan asosiasi. Dengan banyaknya UKM yang turut serta, para pengunjung dapat menemukan kekayaan ragam budaya Indonesia yang tertuang dalam bentuk fashion, craft, dan food yang mewakili ciri khas masing-masing daerah dari seluruh penjuru Indonesia.

“Telkom Craft Indonesia 2018 mengusung kembali tema tahun sebelumnya, yaitu “Local Heroes to Global Champions”, dengan maksud agar UKM Indonesia dapat menghasilkan karya terbaik dan sekaligus berdaya saing, sehingga diharapkan dapat menembus pasar global,” ujar Alex.

Telkom Craft Indonesia 2018 diikuti 400 UKM

Telkom menggelar pameran Telkom Craft Indonesia 2018 untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan menggerakkan perekonomian digital Indonesia. Pemanfaatan teknologi digital di Telkom Craft Indonesia ini sebagai enabler bagi pelaku UKM agar semakin kreatif, inovatif dan berdaya saing global dalam menggerakkan perekonomian digital Indonesia.

Melalui pameran ini, Telkom mengajak masyarakat luas hadir di Jakarta Convention Center menyaksikan karya-karya terbaik UKM Indonesia serta turut merasakan digital experience dan digital lifestyle pada event ini melalui pemanfaatan transaksi digital mobile payment TCASH, platform e-commerce blanja.com serta EDC Himbara dengan kartu kredit maupun kartu debit.

Ada yang istimewa di Telkom Craft Indonesia 2018, karena selain menampilkan karya terbaik Nusantara melalui UKM binaan, Telkom juga mengajak seluruh anak bangsa terutama generasi muda untuk lebih peduli terhadap budaya Nusantara yang sangat kaya dan menjadi kebanggaan bangsa melalui program “Telkom Peduli Budaya Nusantara”.

Telkom Craft Indonesia 2018 diikuti 400 UKM

Untuk menyemarakkan program tersebut, Telkom hadirkan buku “Permainan Tradisional Anak Negeri”, stand Alun-Alun Dolanan Anak serta stand Pendopo Peduli Budaya Nusantara. Selain itu, akan ditampilkan pula penampilan hasil audisi Negeri program Telkom Peduli Budaya Nusantara di 5 kota besar Indonesia yang akan tampil setiap hari.

“Telkom Craft Indonesia 2018 cukup istimewa karena sebagai wujud nyata komitmen perusahaan untuk melestarikan budaya Nusantara. Pada kesempatan pembukaan Telkom Craft Indonesia 2018 ini kami mengajak masyarakat untuk peduli dan bersama-sama ikut melestarikan budaya Nusantara,” jelas Alex.

Alex menegaskan melalui Telkom Craft Indonesia diharapkan dapat memberdayakan UKM untuk mampu bersaing secara global sekaligus sebagai penggerak ekonomi digital Indonesia. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.(ad)

telkom DBS / liputan khusus
Baca Juga:
telkom DBS / liputan khusus
telkom DBS / liputan khusus
More Stories
telkom DBS / liputan khusus
 
Muhammad Awaluddin
Rubrik ini diasuh oleh Chairman of Indonesia Digital Society Forum (IDSF) yang juga Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) 2013-2015, Muhammad Awaluddin.

Awaluddin juga penulis Buku Digital EntreprenuerShift dan Digital ChampionShift.

Pembaca bisa bertanya seputar cara mengelola bisnis dan solusi-solusi Teknologi Informasi untuk transformasi digital melalui email ke alamat Redaksi@IndoTelko.id

Pengasuh akan menjawab setiap email yang masuk melalui sub kanal ini dari setiap pertanyaan yang masuk.

Jangan lupa cantumkan alamat sesuai KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi di email.

telkom DBS / liputan khusus