blanja 2019
telkomsel halo
finnet KTM

Saham ISAT kian melorot, Saatnya Jokowi Buyback?

10:14:00 | 11 Dec 2018
Saham ISAT kian melorot, Saatnya Jokowi Buyback?
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Harga saham PT Indosat Tbk (ISAT) terus menunjukkan penurunan dalam minggu pertama Desember 2018.

Mengutip data yang disajikan RTI Business, saham dengan kode ISAT ini menunjukkan gejala penurunan sejak November 2018. Makin menurun dimana pada 30 November 2018 ke level Rp 2.000/saham. Posisi ini merupakan yang terendah sejak Oktober 2003 silam.

Pada perdagangan (5/12), saham ISAT malah di level Rp1.990/saham dan di Selasa (11/12) sudah di level Rp1.855 per saham. Alhasil, kapitalisasi pasar dari anak usaha Ooredoo ini hanya Rp10,05 triliun.

Analis CSA Research, Reza Priyambada mengatakan momentum yang ada sekarang lumayan bagus bagi pemerintah jika ingin membeli kembali saham (buyback) Indosat.

"Mumpung harga tawarnya rendah, bagus itu (Buyback)," katanya dalam pesan singkat ke IndoTelko, kemarin.

Disarankannya, jika aksi buyback dilakukan, bisa saja dibuat holding telekomunikasi agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain. "Ke depan itu yang namanya internet dan platform digital semakin menjadi andalan," katanya.

Sebelumnya, Presiden Direktur & CEO Indosat Chris Kanter mengungkapkan nilai perusahaan saat ini sudah turun jauh dibanding saat dibeli Qatar Telecom, kalaupun pemerintah saat ini bisa membeli dengan nilai yang disetujui, transaksi tersebut berpotensi akan merugikan negara.

Saat Qatar Telecom membeli saham Indosat untuk menjadi pemilik mayoritas nilai kapitalisasi pasar perusahan sekitar US$ 3,3 miliar, sementara saat ini turun menjadi kurang dari US$ 1 miliar. (Baca: Buyback Indosat)

Namun, Direktur Indonesia ICT Institute Heru Sutadi memiliki pandangan lain. "Buyback itu janji politik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kala kampanye 2014. Justru akan menjadi pertanyaan publik dengan ada barang lagi murah kenapa tak dibeli. Kan Pak Presiden suka bicara, duitnya ada, tinggal kerja, kerja, kerja," tukasnya.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
Financial Analysis
Kinerja Telkomsat terus melesat