blanja 2019
telkomsel halo
finnet KTM

Pengguna BOLT kurang tertarik dengan penawaran Smartfren

10:35:00 | 02 Jan 2019
Pengguna BOLT kurang tertarik dengan penawaran Smartfren
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Para pengguna BOLT yang ditawarkan untuk berpindah ke produk Smartfren mengaku kurang tertarik dengan penawaran dari operator milik Sinar Mas Group itu karena dianggap tak setara dengan yang ditawarkan oleh BOLT.

"Penawaran Smartfren untuk prabayar dan pasca bayar tak sama dengan BOLT. Saya pengguna BOLT dapat 20 GB dengan bayar Rp99 ribu per bulan, unlimited tanpa bedain siang atau malam. Saya lihat tak ada penawaran seperti itu di Smartfren. Jadi, saya mikir setop saja sama sekali, ngapain pindah ke Smartfren," ungkap Salah seorang pengguna Bolt, Irwin kepada IndoTelko, kemarin.

Irwin yang mengaku berlangganan BOLT bersamaan dengan layanan TV berbayar milik Link Net (First Media) itu mengaku selama ini puas menggunakan BOLT karena lumayan mendukung aktifitasnya, terutama untuk akses layanan streaming. (Baca: Kisah Bolt)

"Seharusnya Smartfren kalau memang ingin menjaring pelanggan BOLT harus jeli melihat pasar. Pengguna BOLT yang pasca bayar itu lumayan loyal. Harusnya diberikan penawaran mirip dengan BOLT. Misal, paket Rp100 ribu per bulan dapat 60GB atau ada insentif smartphone gratis dong," usulnya.

Secara terpisah, Direktur Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMII) Kamilov Sagala meminta regulator untuk mengawasi proses refund yang dilakukan BOLT ke pelanggan. "Opsi bisa pindah ke Smartfren itu jangan dilihat sebagai pelanggan wajib ke operator itu. Harusnya difasilitasi ke semua operator, minimal yang main di 2,3 GHz juga dong," katanya.

Dalam catatan, selain Smartfren, Telkomsel juga memiliki frekuensi 2,3 GHz dan menggunakannya untuk 4G LTE. 

Sebelumnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menyatakan siap mendukung operator BOLT yang dicabut ijin frekuensinya oleh pemerintah melanjutkan pelayanan kepada para pelanggannya. Smartfren bisa melayani pelanggan BOLT karena bermain 4G LTE di frekuensi 2,3 GHz. 

Untuk mendapatkan layanan Smartfrenpun sangat mudah, pelanggan cukup datang ke 28 lokasi BOLT Zone di Jabodetabek dan Medan kemudian ikuti verifikasi dari BOLT. Jika sudah lolos tahap verifikasi, customer service Smartfren yang berada di BOLT Zone, siap melayani penukaran serta aktivasi kartu perdana Smartfren. (Baca: Migrasi Pelanggan Bolt)

Bagi pelanggan BOLT yang lolos verifikasi akan mendapatkan langsung kartu perdana Smartfren Now + gratis, dengan benefit kuota sebesar 6GB, terdiri dari 2,5GB kuota utama dan 3,5GB kuota malam.

Sedangkan bagi pelanggan BOLT Pascabayar akan mendapatkan diskon 50% untuk pembayaran bulan pertama dengan menukarkan kartu SIM-nya dengan Kartu Perdana pascabayar dari Smartfren.

Sementara penawaran dari BOLT ke pelanggannya selama ini memang "Memanjakan". Misal, untuk pelanggan yang menggunakan Smartphone dapat menikmati layanan Truly Unlimited Internet hanya dengan Rp90 ribu dan paket Truly Unlimited untuk multiple devices seperti MiFi atau tablet dengan harga mulai dari Rp272 ribu/bulan (15 Mbps) hingga Rp363 ribu/bulan (30 Mbps).  (Baca: Penawaran Bolt)

BOLT juga memiliki pasca bayar regular hanya dengan membayar Rp145 ribu akan mendapatkan kuota (38GB) dan Rp245 ribu dengan kuota (80GB). Untuk prabayar, hanya dengan Rp65 ribu sampai dengan Rp299 ribu pelanggan sudah bisa mendapatkan kuota mulai dari 15GB hingga 100GB.

Berdasarkan pantauan regulator pada tanggal 20 November 2018 terdapat 10.169 pelanggan aktif yang nilai kuota datanya di atas Rp 100 ribu dari kedua operator telekomunikasi itu. (Baca: Pelanggan Bolt)

Kemudian ketika dipantau pada tanggal 25 Desember 2018 hanya tinggal tersisa 5.056 pelanggan aktif yang kuota datanya melebihi nilai Rp 100 ribu.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
Financial Analysis
Kinerja Telkomsat terus melesat