blanja 2019
telkomsel halo
finnet KTM

Pengadilan Kanada lepaskan Bos Huawei dengan jaminan US$7,4 juta

10:12:30 | 12 Dec 2018
Pengadilan Kanada lepaskan Bos Huawei dengan jaminan US$7,4 juta
Meng Wanzhou.(dok)
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Pengadilan Kanada mengabulkan permintaan Chief financial officer Huawei Meng Wanzhou untuk keluar dari penahanan dengan membayar jaminan sekitar C $ 10 juta atau sekitar US$ 7,4 juta

Dikutip dari BBC.com (12/12), seorang hakim di Vancouver selain menetapkan jaminan juga menyatakan Meng akan berada di bawah pengawasan 24 jam sehari dan harus memakai tanda mata pergelangan kaki elektronik.

Meng Wanzhou ditangkap pada 1 Desember dan dapat diekstradisi ke AS untuk menghadapi tuduhan penipuan terkait dengan dugaan pelanggaran sanksi terhadap Iran. (Baca: Kasus Huawei)

Meng adalah putri pendiri Huawei dan penahanannya telah membuat marah Tiongkok dan menjadikan memburuk hubungannya dengan Kanada dan Amerika Serikat.

Meng dituduh di AS menggunakan anak perusahaan Huawei bernama Skycom untuk menghindari sanksi terhadap Iran antara 2009 dan 2014.

Presiden Trump mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa dia dapat campur tangan dalam kasus Departemen Kehakiman AS terhadap Meng untuk menghindari kemerosotan lebih lanjut dalam hubungan dengan Tiongkok.

"Apa pun yang baik untuk negara ini, saya akan melakukannya. Jika saya pikir itu baik untuk apa yang akan menjadi kesepakatan perdagangan terbesar yang pernah dibuat - yang merupakan hal yang sangat penting - apa yang baik untuk keamanan nasional, saya pasti akan campur tangan jika saya pikir itu perlu," katanya.

Pada sidang jaminan yang berlangsung tiga hari di Vancouver, pengacara dari Meng berusaha memberikan jaminan bahwa wanita itu tidak akan berpergian ke luar negeri jika dibebaskan.

Dokumen pengadilan menunjukkan Meng memiliki setidaknya tujuh paspor, empat dari Tiongkok, dan tiga dari Hong Kong.

Hakim memerintahkan Meng untuk muncul kembali di pengadilan pada 6 Februari 2019.

"Kami memiliki keyakinan bahwa sistem hukum Kanada dan AS akan mencapai kesimpulan yang adil," kata Huawei dalam pernyataan resminya.(ak)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma
Financial Analysis
Kinerja Telkomsat terus melesat