telkomsel halo
finnet KTM

Permainan gradasi bikin smartphone besutan Huawei memukau

07:31:00 | 31 Jul 2018
Permainan gradasi bikin smartphone besutan Huawei memukau
Huawei P20 (foto : gsmarena)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – Akhir-akhir ini banyak manufaktur yang telah meluncurkan smartphone dengan tubuh berwarna gradasi, seperti halnya Huawei. Pabrikan ponsel asal Tiongkok ini membenamkan warna gradasi berjenis Twilight pada seri P20 Pro yang merupakan ponsel premiumnya.  

Tampilan warna gradasi memang sangat memikat. Diprediksi banyak kalangan, penggunaan jenis warna ini bakal jadi mainstream pada smartphone ke depannya.

Sebenarnya kalau ditelusuri, warna gradasi baru muncul dan makin disukai orang dan mulai dilakukan pertama kalinya oleh Instagram. Instagram mengadopsi warna gradasi pada logonya tahun 2015. 

Saat pasar makin bosan dengan warna-warna hangat, Instagram mendobrak norma-norma dengan warga gradasinya. Sejak itu, banyak desainer grafis mulai memperhatikan dan menggunakannya dalam karya-karya mereka. 

Selanjutnya popularitas warna gradasi paling umum di antarmuka (UI), logo merek, font, dan desain situs web. Sayangnya hal tersebut tak langsung muncul di handset, sebab untuk memproduksi perangkat dengan warna itu pada skala besar, akan membutuhkan teknik dan teknologi manufaktur yang canggih.

Belakangan ini smartphone yang menggunakan warna gradasi menggunakan bahan bermaterial  berkualitas tinggi dan diproduksi dengan teknologi canggih. Bahkan sebagian besar smartphone saat ini juga memiliki kaca yang ditanamkan pada rangka tengah logam. Ini yang membuat produsen lebih mudah menggunakan warna yang diperlukan untuk menghasilkan efek gradasi.

Seiring berjalannya waktu, kini material yang digunakan tak lagi menjadi alasan satu-satunya di balik popularitas warna gradasi. Teknologi yang canggih juga dibutuhkan untuk menghasilkan efek yang sangat memukau itu. Tidak sedikit yang sudah mencoba, namun hasilnya warna gradasi yang muncul hanya terdiri dari satu warna saja. 

Huawei menyempurnakannya lewat seri P20. Tampilan warna gradasi di smartphone ini disebut sebagai Twilight.  Teknologi kelas atas milik Huawei inilah yang membuat perangkat ini mampu membuat banyak mata terpukau.  

Dalam mengembangkan skema warna Twilight, Huawei telah banyak berinvestasi dalam hal tenaga kerja dan sumber daya. Huawei kerap melakukan pengujian puluhan ribu panel kaca di sepanjang waktu. Menurut Lo Khing Seng, Deputy Director Huawei Device Indonesia, proses untuk menghasilkan warna gradasi memang menghadapi banyak hambatan, membutuhkan investasi yang substansial dalam hal teknologi dan modal, serta kuantitas pengiriman minimum yang tinggi untuk mencapai titik impas. “Untuk melindungi investasinya, Huawei telah mematenkan teknologi produksi warna gradasi miliknya, dan perlindungan paten sangat layak untuk teknologi ini,” katanya.  

Hampir semua pabrikan smartphone memilih warna ungu, seperti halnya Twilight di tubuh smartphone Huawei. Bahkan, Pantone membuat “kegilaan” pada warna ungu ini dan kian menjadi dengan menetapkan warna Ultra Violet (18-3838) sebagai warna tahun ini. Huawei menyelaraskan hubungan warna itu dengan AI dan teknologi.

Warna gradasi ini pulalah yang dikabarkan bakal di benamkan pada smartphone Nova Series terbaru yang bakal diluncurkan pagi ini. Seri Nova selama ini memang dikenal sebagai contoh yang menggabungkan antara estetika fesyen dengan performa yang luar biasa. (sg)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma