blanja 2019
telkomsel halo

Edy out, Warganet minta Erick Thohir pimpin PSSI

12:22:00 | 21 Jan 2019
Edy out, Warganet minta Erick Thohir pimpin PSSI
Erick Thohir. (dok)
telkomsat
JAKARTA (IndoTelko) - Langkah Edy Rahmayadi menyatakan mundur sebagai Ketum Umum PSSI dalam Kongres PSSI yang berlangsung di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Bali, Minggu (20/1) membuat pengguna media sosial (warganet) di tanah air riuh.

Edy yang menyerahkan jabatan Ketua Umum kepada Joko Driyono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI banyak di-mention warganet dalam percakapannya.

Hal yang menarik dalam diskusi warganet adalah mencari sosok pengganti untuk organisasi yang paling "panas" di Indonesia itu.

Sebuah petisi online yang pernah dimuat di Change.org mulai diviralkan kembali melalui aplikasi WhatsApp atau twitter oleh warganet.

Petisi berjudul "Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI" itu sejatinya telah hadir sejak lima bulan lalu diinisiasi warganet Wira Adikusuma.

Namun, seiring hangatnya isu Ketua PSSI yang lowong, dalam beberapa jam sudah berhasil mengumpulkan seribu pendukung. 

Merujuk  Statuta PSSI Bab VI pasal 41 ayat 6 tentang Calon Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum, tertulis bahwa:

“Apabila Ketua Umum secara permanen atau sementara berhalangan dalam melaksanakan tugas resminya, Wakil Ketua Umum akan mewakilinya sampai dengan Kongres berikutnya. Kongres ini akan memilih Ketua Umum yang baru, jika diperlukan.”

Untuk menempati kursi nomor satu di PSSI, calon Ketua Umum harus mendapat suara minimal 67% atau 2/3 dari total suara sah di Kongres. Jika harus dilakukan dua putaran, cukup diperlukan suara terbanyak mutlak (50%+1). Apabila ada lebih dari dua calon, calon yang memperoleh jumlah suara terendah disisihkan dari pemungutan suara kedua, sehingga hanya tertinggal dua calon. Begitu peraturan yang tertera di Statuta PSSI.

Nama Erick mencuat dan dianggap layak memimpin PSSI oleh warganet karena dianggap memahami sepak bola, berpengalaman, profesional, bersih, kredibel dan netral. 

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menyambut baik kembali hangatnya petisi online tersebut. "Saya kira itu petisi yang bagus, karena Pak Erick kan sudah teruji dengan sukses Asian Games, dan belum lagi dengan pengalamannya di Inter Milan serta beberapa klub olahraga lain di luar negeri," kata Gatot dalam pesan singkat ke IndoTelko (21/1).

Menurutnya, sosok yang akrab dipanggil Etho itu tokoh muda yang inovatif, kreatif, dan punya jaringan luar biasa baik di dalam maupun luar negeri.

"Hanya saja masalahnya, kebetulan saya kenal akrab dengan beliau baik secara pribadi maupun aktivitas, Mau nggak beliau menerima tawaran tersebut. Karena beda handle PSSI dengan Inter maupun Asian Games. Tetapi kalau beliau bersedia, itu angin segar bagi PSSI, karena semua persyaratan yang diatur di Statuta PSSI, UU SKN dan Statuta FIFA sekalipun terpenuhi," jelasnya.

Angkasa Pura 2
Maukah Etho memimpin PSSI? Kita lihat saja nanti.(pg)

telkom sigma
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma