blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

4 mitos salah tentang email bisnis

10:00:58 | 10 Mar 2018
4 mitos salah tentang email bisnis
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Apabila Anda mengirim email kepada pelanggan, bukan hanya apa yang Anda sampaikan dalam email akan dinilai oleh pelanggan, tapi juga email itu sendiri.

Apabila Anda menggunakan alamat email gratis seperti Gmail dan Yahoo untuk bisnis Anda, ini adalah saatnya untuk mempertimbangkan email yang lebih profesional untuk bisnis Anda.

Sebagai contoh, kira-kira dokter gigi mana yang akan Anda hubungi di antara dua contoh berikut: info@dentalclinicjakarta.com atau DentalIndah@gmail.com? Kemungkinan besar Anda akan memilih yang pertama.

Berikut ini adalah beberapa mitos mengenai alamat email khusus untuk bisnis yang bisa menghalangi Anda dalam mengembangkan produk online Anda:

Mitos #1: Email branded tidak akan membantu bisnis
Sebuah email branded akan memberikan tambahan kredibilitas dan profesionalisme untuk bisnis Anda di mata pelanggan.

Survei Verisign pada tahun 2015 di Amerika Serikat menyatakan bahwa 74% pelanggan lebih memercayai sebuah perusahaan yang menggunakan alamat email branded dibandingkan dengan alamat email yang gratis.

Salah satu alasannya adalah karena alamat email branded dapat menunjukkan eksistensi bisnis Anda kepada pelanggan. Selain itu, setiap kali Anda mengirimkan email, Anda secara tidak langsung juga mempromosikan nama bisnis Anda, bukan nama penyedia layanan email gratis. Ini akan membantu bisnis Anda untuk tumbuh dan berkembang.

Mitos #2: email gratis sudah cukup memenuhi kebutuhan
Alamat email gratis mungkin cukup untuk beberapa waktu, namun bagaimana bila nanti saat bisnis Anda sudah berkembang?

Email branded memberikan Anda kesempatan untuk fokus pada target komunikasi Anda (contohnya, info@tokokuebobby.com, sales@tokokuebobby.com, support@tokokuebobby.com), jadi pelanggan Anda dapat berhubungan dengan orang yang tepat di perusahaan Anda.

Dan apabila Anda ingin melakukan marketing email di masa depan dengan menggunakan jasa pihak ketiga seperti Kirim.email, alamat email yang dibuat khusus sangat dianjurkan untuk menghindari pernyaringan spam.

Mitos #3: Alamat email branded itu mahal
Pada umumnya, harga dan usaha yang dibutuhkan untuk membuat email branded relatif rendah. Email branded juga sering kali dapat digabungkan dengan pendaftaran nama domain atau ditambahkan setelahnya dengan biaya bulanan. Anda biasanya bisa membayar per pengguna, jadi biayanya tergantung berapa banyak alamat email yang Anda butuhkan.

Mulailah dengan skala kecil dan pelan-pelan tambahkan apabila perlu. Menurut Verisign pada Survey Online di Amerika Serikat pada tahun 2015, 71% dari responden bisnis kecil percaya bahwa menggunakan email branded akan membuat bisnis mereka terlihat lebih kredibel, jadi pertimbangkan pula nilai kepercayaan ini.

Mitos #4: Mengatur email branded itu rumit
Anda tidak perlu gelar IT untuk mengatur dan mulai menggunakan email branded. Banyak registrar nama domain dan penyedia email menawarkan nama domain pilihan untuk email professional sebagai layanan tambahan, dan membuatnya mudah diatur.

Apabila Anda sudah menggunakan sebuah penyedia email yang Anda sukai, berikut adalah petunjuk langkah demi langkah dari beberapa penyedia layanan email terkemuka: Microsoft Office 365, Outlook.com Premium, Mail for Mac, Gmail, G Suite

Telin
Sebelum Anda memulai, apakah Anda memiliki nama domain? Mendaftarkan nama domain Anda adalah langkah pertama untuk mengatur alamat email branded Anda. Apabila Anda tidak memilikinya, kunjungi halaman Pencarian Nama Domain.

Ingatlah bahwa nama domain Anda akan menjadi bagian dari email Anda setelah tanda “@”, jadi pikirkanlah dengan matang.(pg)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
IOT
Kerjasama CSI