telkomsel halo
finnet KTM

Tower Bersama bantu korban gempa Lombok

04:04:14 | 08 Aug 2018
Tower Bersama bantu korban gempa Lombok
Suasana penyerahan bantuan Tower Bersama bagi korban gempa di Lombok.(ist)
telkomtelstra januari - maret
LOMBOK (IndoTelko) - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengirimkan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban pengungsi korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Lombok baru-baru ini diguncang dua gempa besar yang terjadi pada tanggal 29 Juli dan 5 Agustus 2018, masing-masing berkekuatan 6,4 dan 7 skala richter yang menyebabkan 102  orang meninggal dunia, ratusan lainnya orang luka-luka, serta memaksa 5.000 orang mengungsi ke tempat-tempat penampungan yang disediakan pemerintah dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat.

Menurut keterangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), setelah gempa yang terjadi pada tanggal 29 Juli lalu, Lombok kembali diguncang gempa dengan kekuatan yang lebih besar.  Ribuan rumah dilaporkan roboh dan rusak berat.

Untuk merespon kondisi luar biasa ini, sejak tanggal 2 Agustus 2018, Tower Bersama mengirimkan tim misi kemanusiaan bekerja sama dengan Yayasan Filantra untuk membantu korban gempa di empat wilayah di kecamatan Sembalun,  Lombok Timur. Wilayah tersebut adalah Desa Sajang, Sambikelen, Sembalun Timur, Madayin dan Blanting di kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Chief of Business Support Officer Tower Bersama Infrastructure Lie Si An menjelaskan bantuan yang diberikan berupa bantuan pangan yang sangat dibutuhkan oleh pengungsi di penampungan.

“Dari hasil pemantauan tim di lapangan, para pengungsi membutuhkan bantuan makanan. Kita utamakan bantuan makanan pokok untuk membantu korban yang mengungsi ke penampungan,” jelasnya dalam keterangan, kemarin.

Lebih jauh, Lie Si An menjelaskan bahwa pihaknya juga berencana memberikan bantuan untuk perbaikan fasilitas umum di wilayah bencana. Tim survei yang terdiri dari tim CSR, Regional Office TBIG Bali Nusa Tenggara, dengan dibantu tim relawan Yayasan Filantra telah melakukan identifikasi titik-titik bencana yang perlu mendapat perhatian khusus.

“Pada tahap recovery, bantuan akan difokuskan untuk membantu masyarakat memperbaiki fasilitas umum seperti mesjid dan sekolah,” jelas Lie Si An.

Presiden Direktur Tower Bersama Infrastructure Herman Setya Budi menambahkan bahwa selain kegiatan kemanusiaan penanganan pasca bencana, CSR TBIG juga menjalankan aktivitas tanggung jawab sosial yang berkesinambungan, terukur dan terprogram.

“Manajemen sangat menekankan pentingnya implementasi CSR yang sustainable dan memiliki akuntabilitas yang baik. Kami juga memperhatikan target-target yang ada dalam agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB dan program Nawa Cita pemerintah Indonesia,” jelasnya.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma