blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Sambut Ramadan, XL salurkan donasi kuota data

12:59:47 | 09 May 2018
Sambut Ramadan, XL salurkan donasi kuota data
Ilustrasi
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memanfaatkan momentum jelang Ramadan untuk meningkatkan program sosial bagi masyarakat di berbagai daerah.

Awal Mei 2018 ini, XL Axiata mulai menyalurkan donasi kuota dalam rangka Program Ramadan Berbagi Kuota Data dan sekaligus membangun jembatan di Lampung, juga membangun fasilitas air bersih di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Pada tahap awal ini, di Lampung dan Lombok, donasi kuota disalurkan ke total 10 lembaga pendidikan Islam. Sesuai namanya, donasi yang disalurkan berupa kuota akses data beserta perangkatnya. Program ini merupakan bagian dari Program Gerakan Donasi Kuota yang kali ini khusus disalurkan ke lembaga-lembaga pendidikan Islam sepanjang Ramadan. Setiap penerima donasi akan mendapatkan kuota data sebanyak 20 GB/bulan selama satu tahun.

“Ramadan adalah saat yang tepat untuk semakin banyak berbagi kebaikan. Untuk itu kami menargetkan, sepanjang Ramadan ini bisa menyalurkan paket donasi kuota ini ke hingga 300 lembaga pendidikan Islam, baik ke Pondok Pesantren maupun Madrasah Aliyah. Saat ini, tim XL Axiata terus mengidentifikasi para calon penerima di berbagai daerah. Kami berharap, donasi kuota akses ke layanan digital dan internet ini bisa bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah tersebut,” kata Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih dalam keterangan, kemarin.  

Sebagai bagian dari Program Gerakan Donasi Kuota (GDK) yang terus XL Axiata laksanakan sepanjang tahun, maka khusus untuk Bulan Suci Ramadan, penyaluran donasi hanya dikhususkan pada sekolah-sekolah pendidikan Islam. Ke-10 lembaga pendidikan Islam yang beruntung mendapatkan penyaluran di Bulan Ramadan ini adalah 5 Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren di wilayah Lampung, masing-masing Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kalianda, Lampung Selatan, MAN Poncowati, Lampung Tengah, MAN 1 dan 2 Tanjung Karang, Bandar Lampung.

Di Lombok, lembaga pendidikan yang menerima donasi kuota semuanya berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah. Masing-masing adalah Madrasah Aliyah (MA) Al Hananiyah di Panjisari, MA Nurul Mujtahidin di Durian, MA Ibadurrahman di Tibu Sisok, Pondok Pesantren Darrul Muhibbin di Nispalah, dan Pondok Pesantren Yadi Mubarok di Lambah Olot.

Sekolah lembaga pendidikan yang menerima paket donasi kuota ini tersebut berlokasi di area yang sudah terjangkau oleh jaringan data XL Axiata, termasuk yang berada di pelosok daerah. Selain fasilitas Internet, XL axiata mengajak karyawannya untuk membekali sekolah dengan materi Melek Internet, antara lain penggunaan media sosial yang inspiratif dan Internet, berkah untuk Pendidikan.

Mekanisme penyaluran donasi kuota layanan data akan dilakukan dengan menyertakan perangkat mobile broadband atau router XL Home sehingga bisa dibagikan secara simultan ke-32 perangkat smartphone atau laptop yang digunakan para siswa dan pengajar.

Mekanisme ini sekaligus untuk memastikan donasi bisa dimanfaatkan secara efektif dan kolektif, selain juga penerapan sistem monitoring. Selain dalam bentuk kuota dan router, penerima paket donasi juga akan mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan internet untuk tujuan produktif.

Saat ini Program GDK telah mampu mengumpulkan lebih dari 195 TB kuota data dari bulan Agustus 2017 hingga Maret 2018. Untuk jumlah sekolah penerima, sampai akhir Mei 2018 nanti secara nasional total sudah akan ada 578 sekolah yang menerima program ini.

Provinsi Lampung dan NTB menjadi salah satu prioritas untuk Program Gerakan Donasi Kuota layanan data karena saat ini sudah terjangkau jaringan 3G/4G XL Axiata secara luas, selain itu juga karena sekolah-sekolah di sini, termasuk Pondok Pesantren, memang sangat membutuhkan fasilitas internet untuk menunjang aktifitas belajar dan mengajar.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma