telkomsel halo

PANDI minta revisi PP PSTE tak ubah kebijakan penempatan data

11:00:13 | 08 Nov 2018
PANDI minta revisi PP PSTE tak ubah kebijakan penempatan data
Ketua PANDI, Andi Budimansyah.(dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) meminta dalam rancangan revisi Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik (RPP PSTE) tak mengubah tentang penempatan data yang sudah ada sebelumnya.

"Kami sependapat dengan usulan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mengenai penempatan data, agar  revisi PP PSTE tidak mengubah pengaturan tentang penempatan data. Sehingga  persoalan klasifikasi data yang direncanakan untuk dibicarakan dalam draft revisi seharusnya belum dapat dilaksanakan. Soal pengaturan baiknya dilakukan setelah disahkannya UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) agar tidak bertentangan," tegas Ketua PANDI, Andi Budimansyah dalam keterangan kemarin. (Baca: Suara Mastel)

Diusulkannya, untuk perubahan PP PSTE, fokus pada inti perubahan Pasal 27 sampai Pasal 45 UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE) mengenai perbuatan yang dilarang, ketentuan pidananya, dan penjabaran Pasal 26 Ayat (3) sampai Ayat (5) tentang penghapusan data pribadi pada sistem  elektronik. 

“PANDI pernah menyampaikan usulan perubahan PP PSTE mengenai perubahan  pasal 81 ayat 3 tentang PNBP pada pengelolaan Nama Domain dan perubahan  pasal 73 ayat 3 tentang Pengelola Nama Domain tertanggal 3 Agustus 2017  namun sampai saat ini kami tidak pernah menerima respon berupa jawaban  surat ataupun diajak berdiskusi membahas draft perubahan PP tersebut," ungkap Andi.

Selain usulan tersebut, PANDI juga ingin menambahkan agar diberikan  penguatan yang sesuai sehubungan dengan perselisihan Nama Domain, karena  saat ini PANDI sedang berperkara di PN Tangerang. 

Hal ini dimaksudkan  supaya di masa yang akan datang PANDI tidak menghadapi masalah serupa  dalam menyelesaikan perselisihan Nama Domain sebagaimana yang  diamanatkan dalam Pasal 75 Ayat (3) PP PSTE yang berbunyi “Registri berfungsi menyelesaikan perselisihan Nama Domain”.

Andi menambahkan bahwa PANDI melihat ada ketidaksesuaian antara amanat PP PSTE dan SK Penetapan PANDI sebagai Registri sehingga PANDI ingin PP  PSTE juga dapat memuat penyesuaian sebagaimana dimuat di dalam SK tersebut.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
H_300x250.png
More Stories
telkom sigma
Kerjasama CSI