telkomsel halo
finnet KTM

Driver demo, Kemenhub akan panggil aplikator ride-hailing

10:49:53 | 14 Nov 2018
Driver demo, Kemenhub akan panggil aplikator ride-hailing
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan memanggil pemilik aplikasi ride-hailing terkait aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) di depan kantor aplikator itu pada Selasa (13/11).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan prihatin dan menyesalkan aksi yang dilakukan sejumlah mitra pengemudi dari aplikator yang tergabung dalam ALIANDO yang menggelar aksi unjuk rasa dengan memaksa memarkirkan kendaraan sehingga menutup sebagian jalur di kawasan Jalan HR Rasuna Said tepatnya di depan Gedung Lippo (kantor Grab Indonesia), pada Selasa kemarin (13/11) yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas di ruas jalan tersebut.

“Di satu sisi saya mendukung penyampaian aspirasi oleh teman-teman pengemudi taksi online akan tetapi di sisi lain saya sangat menyayangkan aksi ini hingga sampai menutup jalur jalan raya sehingga menimbulkan kemacetan,” kata Menhub Budi di Jakarta (14/11).

Menhub meminta agar aksi unjuk rasa para pengemudi taksi online ini ke depan tetap mengutamakan aspek kedisiplinan dan ketertiban lalu lintas.

“Silahkan berunjuk rasa, menyampaikan pendapat tapi harus diingat tetap tertib dan disiplin. Aksi kemarin itu jelas melanggar aturan lalu lintas dengan parkir kendaraan di jalan raya, ini sangat mengganggu pengguna jalan yang lain. Saya percaya teman-teman pengemudi taksi online ini adalah orang yang disiplin dan tertib berlalu lintas. Mohon agar ikuti arahan petugas Kepolisian di lapangan,” tegasnya.

Selanjutnya, Menhub mengatakan akan segera memanggil perusahaan aplikasi angkutan sewa khusus terkait dan meminta agar perusahaan mitra pengemudi taksi online ini untuk segera menyelesaikan persoalan ini.

“Dalam waktu dekat kami akan segera memanggil perusahaan terkait. Saya akan mendorong perusahaan untuk segera duduk bersama para pengemudi,” ujarnya.

Menhub berharap kejadian seperti ini terulang lagi karena hal tersebut merugikan orang banyak terutama pengguna jalan.

"Saya harap tidak ada lagi unjuk rasa atau penyampaian aspirasi dalam bentuk apapun sampai menutup jalan sehingga merugikan orang lain khususnya pengguna jalan," tutup Menhub. 

Sebelumnya, ratusan orang yang tergabung dalam Aliando menggelar aksi unjuk rasa. Massa yang datang dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) ini menyampaikan sembilan tuntutan terkait perbaikan sistem kerja dan kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa transportasi daring.

Salah satu dari sembilan tuntutan itu adalah desakan evaluasi atas pembekuan akun secara sepihak dari perusahaan yang tanpa didahului klarifikasi dan pendalaman persoalan di lapangan lebih dahulu.

Tuntutan lainnya bersinggungan dengan permintaan mitra Grab dan Gojek soal bimbingan profesi, perhitungan skema poin dan harga perkilometer, jaminan keamanan, serta perbaikan tarif dan harga agar lebih layak dan rasional.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma