telkomsel halo
finnet KTM

BAKTI telah hadirkan internet di 4.111 lokasi

10:29:22 | 04 Jan 2019
BAKTI telah hadirkan internet di 4.111 lokasi
Menkominfo Rudiantara kala mencoba akses internet yang disediakan BAKTI di salah satu daerah 3T.(dok)
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
TERNATE (IndoTelko) - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) mengungkapkan telah menghadirkan akses internet di 4.111 lokasi hingga penghujung 2018.  

Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Bambang Noegroho mengatakan bahwa pembangunan akses internet di Indonesia sampai dengan penghujung 2018 mencapai 4.111 lokasi. Khusus untuk Propinsi Maluku Utara mencapai sebanyak 229 titik lokasi.

“Pemerataan akses internet dilakukan demi mewujudkan target Nawacita  pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkap Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Bambang Noegroho kala mendampingi Menkominfo Rudiantara mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) Ternate, Maluku Utara, kemarin. 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan akses internet di BLK tersebut yang telah mendapatkan bantuan dari pemerintah dalam hal ini BAKTI Kominfo.

Adapun pemanfaatan layanan akses internet tersebut, berada di sekolah, layanan kesehatan atau puskesmas, kantor pemerintahan, bandar udara, karantina pertanian, BLK, taman kota, terminal pelabuhan, monumen, pulau-pulau tujuan wisata hingga di media center.

Akses internet yang disediakan BAKTI merupakan wujud sinergi antar Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah. Sinergi dimaksud merupakan hal penting, mengingat akses internet membutuhkan lokasi penempatan, daya listrik, serta pengawasan dari instansi pengusul.

Rudiantara menuturkan bahwa untuk membangun Indonesia, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keterampilan. Hal ini dilakukan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang kuatdengan anak-anak yang memiliki cara belajar yang berbeda. 

“Saya berpikir agar seluruh sekolah, BLK harus dilengkapi dengan internet, dan di 2022 sudah tidak ada lagi sekolah, BLK, Puskesmas dan Kantor Desa yang tidak terhubung dengan internet. Semua akan kita koneksikan dengan jaringan internet melalui satelit,” ujarnya.  

Kepala BLK Ternate Marjono Istiyanto menyampaikan adanya bantuan akses internet yang diberikan BAKTI sejak tahun 2016, sangat bermanfaat bagi para siswa didiknya yang berjumlah 1.600 siswa sepanjang 2018, dan diprediksikan jumlah tersebut akan meningkat di tahun 2019 dengan jumlah mencapai 3.000 siswa.

“Dengan peningkatan tersebut, kami berharap kecepatan akses internet di BLK Ternate dapat ditingkatkan lagi. Karena kecepatan yang ada sekarang, masih kurang apalagi di BLK kami terdapat jurusan informasi teknologi (IT) dan beberapa jurusan yang membutuhkan modul-modul elektronik,” jelas Marjono.(wn)

Ikuti terus perkembangan berita ini dalam topik
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma