blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Tri tak ingin ada perang tarif di layanan data

12:50:03 | 16 Jul 2018
Tri tak ingin ada perang tarif di layanan data
Chief Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto.(dok)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Operator seluler Tri Indonesia (Tri) menegaskan tak akan memulai perang tarif di layanan data karena ingin menjaga pertumbuhan pendapatan dan kualitas layanan.

“Kami tak ada keinginan untuk terjadi perang tarif di layanan data. Kami malah senang adu kualitas layanan saja. Jika ada analisa yang menyatakan kita dapat tambahan frekuensi sehingga lebih longgar bermain di tarif itu sepertinya salah. Kita akan konversi itu (tambahan frekuensi) untuk tingkatkan kualitas layanan, bukan main tarif,” tegas Chief Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto, belum lama ini.

Menurut Dolly, bermain dengan tarif tak tepat lagi karena evolusi layanan data makin pendek. “Dulu waktu 3G ke 4G butuh 10 tahun. Sekarang 4G ke 5G Cuma 5 tahun. Kalau kita tidak monetisasi 4G secepatnya, sudah kadung 5G. Investasi tak balik dong kalau main di tarif,” ulasnya.

Dolly mengungkapkan, secara rata-rata paket penawaran dari data Tri masih kompetitif yakni sekitar Rp 15 ribu per gigabyte. “Masih kompetitif di pasar, ditambah dengan beberapa layanan nilai tambah yang mendukung paket data seperti beli konten dengan potong pulsa,” ulasnya.

Diharapkannya, dengan konsistensi dari Tri menawarkan paket data yang atraktif bisa menambah terus jumlah pelanggannya pasca registrasi ulang prabayar  selesai 30 April 2018. “Kami merasa pertumbuhan pelanggan akan normal pasca libur sekolah ini. Kita terus kembalikan pelanggan usai registrasi kemarin,” tutupnya.

Telin
Asal tahu saja, Tri masih memiliki 63,8 juta nomor prabayar sebelum 30 April 2018. Saat pemblokiran diberlakukan pada 30 April 2018 dan rekonsiliasi dilakukan dengan menghitung data hits pada sistem data kependudukan Ditjen Dukcapil dan data registrasi, Tri tersisa memiliki 18 juta nomor prabayar.

Namun berkat kerja keras dari manajemen, Tri sudah memiliki 33 juta pelanggan per awal Juli 2018.(dn)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
Smartfren Unlimited 4G
telkom sigma
Kerjasama CSI