blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Telkomsel dan XL bidik tender USO untuk 5 ribu desa

05:08:02 | 03 Jun 2018
Telkomsel dan XL bidik tender USO untuk 5 ribu desa
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Telkomsel dan XL siap mengikuti pengadaan layanan seluler bagi lima ribu desa yang berada di  Terpencil Terluar, dan Tertinggal (3T) yang akan diadakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tak lama lagi.

"Kami siap untuk ikut tender Universal Service Obligation (USO) itu. Telkomsel merasa bertanggung jawab untuk mempersatukan negeri secara berkesinambungan dengan terus membangun dan membuka akses layanan telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia," ungkap VP Network Deployment Telkomsel Agus Witjaksono , belum lama ini.

Diungkapkannya, Telkomsel di daerah 3T sudah membangun 523 BTS untuk layanan 2G dan 51 BTS untuk 4G. Selain itu ada juga BTS Merah Putih yang dibangun atas inisiatif anak usaha Telkom itu sebanyak 234 site dan 208 Telinfo Tuntas.

"Kami senang dengan model bisnis baru dari penyediaan layanan bagi daerah 3T ini karena resikonya lebih rendah dan bisa dikontrol," ulasnya.

Head of Technology Strategy XL Axiata Hasanudin Farid mengatakan perseroan tertarik dengan tender tersebut karena sejalan dengan startegi perseroan yang tengah getol mengembangkan jaringan ke luar Jawa.

"Kita harus akui juga model bisnis USO terbaru ini lebih sustainable. Kami telah membangun layanan USO di 40 lokasi sesuai dengan jadwal kemarin," katanya.

Sebelumnya, BAKTI menyatakan akan menggelar tender pengadaan layanan seluler bagi lima ribu desa yang berada di  Terpencil Terluar, dan Tertinggal (3T).

“Kita punya target merdekakan sekitar 9 ribu desa di daerah 3T dari kelangkaan sinyal seluler. Targetnya 2020 semua desa di 3T itu merdeka sinyal seluler. Karena itu kita akan gelar tender untuk lima ribu desa tak lama lagi. Kalau tahun ini dijalankan (tender), 2019 pembangunan, 2020 target (Merdeka Sinyal) tercapai,” ungkap Dirut BAKTI Anang Latif dalam diskusi Indonesia LTE Community yang mengusung tema Indonesia Toward Digital Paradise, belum lama ini.

Model bisnis baru dari penyediaan layanan seluler untuk daerah 3T memang lebih menarik dimana operator hanya fokus kepada ketersediaan akses berupa Install, Operate, Optimize, deliver SIM card & voucher, dan customer care. Sedangkan BAKTI membayar sewa bulanan  sesuai availability, sementara pendapatan yang diraih menjadi milik operator.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma