telkomsel halo
finnet KTM

Sucofindo garap pasar "IT Security"

07:16:48 | 28 Nov 2018
Sucofindo garap pasar
Suasana peluncuran Sucofindo Omniguard.(ist)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) – PT Sucofindo meluncurkan jasa IT Security melalui software bernama Sucofindo Omniguard.

Solusi ini memiliki keunggulan diantaranya pengelolaan mudah, cepat menanggapi gangguan, skalabilitas terjamin dan semua fungsi dalam satu proses. Omniguard juga dapat berjalan tanpa koneksi internet dan pengoperasian yang simple, serta manajemen akun yang efisien.

Peluncuran jasa ini bersamaan dengan Grand Launching Unit Sucofindo Technology dengan layanan jasa di bidang Teknologi Informasi.

Selain jasa IT Security, Unit Sucofindo Technology juga menawarkan jasa pengelolaan BIG DATA, Internet of Things (IoT), dan Enterprise Solution yang dikemas dalam berbagai model bisnis, termasuk dengan konsep Managed Services.  

Grand Launching ini dihadiri oleh Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Roberto Akyuwen, CEO LSWare Kim MinSoo, dan Direktur Sumber Daya Manusia Sucofindo Rozainbahri Noor. 

“Untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan sejalan dengan perkembangan Teknologi pada era Indusry 4.0, kami mempersembahkan Unit Sucofindo Technology dengan salah satu produknya software Sucofindo Omniguard dan jasa solusi bidang Teknologi Informasi lainnya,” kata Rozain

“Dengan kompetensi Sucofindo di bidang Inspeksi, Pengujian dan Sertifikasi, maka diharapkan produk IT Security dan IT Solution ini dapat mendukung pengelolaan keamanan data dan Solusi Informasi Teknologi dalam bisnis proses pelanggan termasuk kegiatan Inspeksi, Pengujian dan Sertifikasi pelanggan Sucofindo,” papar Rozain dalam keterangan, kemarin.

Dikatakannya, melalui sebuah penyelarasan antara teknologi dan kebutuhan pasar akan IT Security, Sucofindo Technologi bermitra dengan perusahaan Korea yaitu LS WARE, yang mendapat dukungan dari pemerintah Korea. "Dengan kolaborasi yang ada saat ini menjadikan SUCOFINDO OMNIGUARD sebuah solusi yang selaras serta sarat dengan kearifan lokal khususnya pangsa pasar di Indonesia,” jelas Rozain.

CEO LS Ware Kim Min Soo mengatakan mengatakan latar belakang peluncuran jasa ini adalah mengingat hubungan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Korea saat ini semakin kuat, dan sama-sama menyiapkan diri menuju Industri 4.0. "Semua perusahaan Industri akan menjadi perusahaan Software, yang merupakan pusat Industri 4.0, untuk itu dibutuhkan pengelolaan Cyber Security yang baik," katanya.  

LS Ware telah mengembangkan software Cyber Security lebih dari 14 tahun, dengan pelanggan yang semakin meningkat dari berbagai jenis industri, seperti Samsung Grup, LG Grup.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Roberto Akyuwen mengatakan, Industri Keuangan dan perbankan merupakan industri yang sangat strategis dan memerlukan keamanan yang tinggi.  Secara bertahap implementasi digital merambah ke berbagai sektor industri, termasuk industri keuangan dan perbankan. 

“Saat ini sudah merupakan kebutuhan masyarakat akan layanan transaksi keuangan yang murah, aman, cepat, dapat dikerjakan kapan pun dan dimanapun berada serta melewati batas wilayah. Untuk mengantisipasi dinamika tersebut, perbankan mulai menggunakan digitalisasi seperti internet banking dan mobile banking.  Hanya perbankan yang dapat beradaptasi dengan digital yang dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan pelanggan ke depan. Kehadiran berbagai perusahaan FinTech, menjadi persaingan semakin menantang. Dengan besarnya transaksi keuangan melalui digital, akan meningkatkan risiko keamanan data, yang harus dikelola secara serius,” ujar Roberto.(wn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma