blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Smartfren janji lebih agresif di 2018

12:21:27 | 23 Jan 2018
Smartfren janji lebih agresif di 2018
Djoko Tata Ibrahim (duduk) kala memperkenalkan bundling Andromax.(dok)
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menjanjikan aksi yang lebih agresif sepanjang 2018 untuk mengoptimalkan jaringan 4G yang telah digelarnya.

"Tahun lalu kami memiliki 12 juta pelanggan. Tahun ini ingin kita gelembungkan menjadi 24 juta pelanggan. Kita akan menggebrak pasar dengan sejumlah aksi strategis," ungkap Deputy CEO Commercial Smartfren Djoko Tata Ibrahim kala temu media di Jakarta, Selasa (23/1).

Diungkapkannya, saat ini Smartfren sudah menjalankan secara penuh jaringan 4G baik di frekuensi 2,3 GHz dan 850 MHz. "Kita sudah tak lagi gunakan teknologi Code Division Multiple Access (CDMA). Semua sudah 4G. Tahun lalu ada 13.326 BTS terpasang. Tahun ini kita akan tambah 10 ribu BTS baru," paparnya.

Djoko mengatakan, tiga strategi pelanggan telah disiapkan yakni melalui Open Market Handset (OMH), bundling Andromax, dan penjualan kartu perdana. OMH untuk membidik pasar premium. Andromax untuk segmen menengah ke bawah. Kartu perdana untuk pasar bawah.

"Jaringan kami ini sudah proven. Buktinya iPhone bundling sama Smartfren. Tak mudah itu dapat eksklusif sama Apple. Mereka audit jaringan 4G kita sampai lama," tukasnya.

Sementara untuk produk bundling Andromax akan mengandalkan harga terjangkau dengan konsep data unlimited. "Februari ini kita akan luncurkan Andromax baru. Kami akan ulangi kisah larisnya sejuta Andromax Prime dalam enam bulan tahun lalu. Average Revenue Per User (ARPU) untuk pelanggan data itu   Rp47 ribu, kita akan tingkatkan menjadi Rp70 ribu. Sementara ARPU blended di Rp33 ribu," pungkasnya.

Smartfren dalam sembilan bulan pertama 2017 mengalami kerugian Rp 2,822 triliun. Namun, Smartfren masih tetap bisa menjaga  pendapatan tumbuh dobel digit  dalam Sembilan bulan pertama 2017 sebesar Rp 3,318 triliun atau naik 28% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 2,592 triliun.(dn)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma