telkomsel halo
finnet KTM

Sebarkan 4G, Net1 Indonesia rajin gaet Pemda

07:14:37 | 18 May 2018
Sebarkan 4G, Net1 Indonesia rajin gaet Pemda
CEO Net1 Indonesia Larry Ridwan menunjukkan titik layanan Net1 Indonesia ke Menkominfo Rudiantara beberapa waktu lalu.(ist)
Angkasa Pura 2
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) sebagai pemilik merek dagang layanan 4G Net1 Indonesia terus mendekati Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menyebarkan akses internet super cepat ke masyarakat.

"Pemda adalah mitra strategis bagi Net1 Indonesia dalam mengembangkan 4G berbasis frekuensi 450 Mhz, terutama yang di remote area," ungkap CEO Net1 Indonesia  Larry Ridwan kemarin.

Diungkapkannya, sejumlah Pemda mulai dari tingkat Kota, Kabupaten, hingga Provinsi di Indonesia juga telah bekerjama dengan Net1 Indonesia untuk menyediakan akses data broadband bagi masyarakat khususnya daerah suburban dan pelosok.

Sejauh ini ada Kabupaten Musi Banyuasin (MuBa), Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kabupaten kepulauan Sangihe, Kabupaten Teluk Bintuni, dan Kabupaten Kaimana telah meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk bersama-sama dengan Net1 membangun infrastruktur komunikasi berbasis  4G di Indonesia.

"Kerja sama dengan sejumlah Pemerintah Daerah yang telah dimulai sejak tahun 2017 ini menjadi langkah awal Net1 Indonesia untuk bisa memenuhi kebutuhan akses data bagi 260 juta penduduk Indonesia yang tersebar di lebih dari 140 ribu pulau," katanya.

Asal tahu saja, STI merupakan satu-satunya operator telekomunikasi di Indonesia yang beroperasi pada frekuensi 450Mhz.

STI menyatakan jika melihat tren di dunia, tidak kurang 20 dari 115 operator CDMA 450Mhz sudah berevolusi menjadi 4G LTE. Karakteristik frekuensi 450Mhz yang memiliki kelebihan pada jangkauan sinyalnya ditambah dengan kecanggihan teknologi 4G LTE yang memiliki kelebihan pada kecepatan memberikan keunikan tersendiri bagi para operator tersebut.

Teknologi LTE membawa peningkatan yang sangat pesat pada penyerapan penggunaan internet cepat di dunia, dan didukung frekuensi 450Mhz penyebaran teknologi 4G LTE akan menjadi lebih cepat lagi. (Baca: STI)

Telin
Dengan jangkauan sinyal yang jauh, operator dapat melayani pasar yang secara geografis sulit dijangkau dan secara ekonomis sangat mahal untuk dilakukan. Pada umumnya operator 450Mhz beroperasi di daerah yang khusus, seperti suburban dan pedesaan atau menargetkan pangsa pasar yang sangat segmented seperti korporasi, Machine to Machine (M2M) dan lainnya. 

“Jangkauan sinyal 4G LTE 450Mhz dapat mencapai lebih dari 100km. Dengan karakteristik ini, STI akan lebih fokus membawa layanan 4G LTE ke daerah yang high demand low supply," pungkas Larry.(sg)

Tcash Merdeka
Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
H_300x250.png
More Stories
telkom sigma
Kerjasama CSI
Financial Analysis
Investor minati IPO Passpod