telkomsel halo
finnet KTM

Wow, nilai merek Telkom tembus US$ 5,2 miliar

05:00:43 | 05 Jun 2018
Wow, nilai merek Telkom tembus US$ 5,2 miliar
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Brand Finance mengumumkan nilai merek (Brand Value) dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sudah menembus US$5,2 miliar di 2018 naik 20% dibandingkan 2017 sebesar US$4,33 milar.

Kenaikan itu menjadikan operator pelat merah ini dalam laporan Brand Finance yang dirilis Februari 2018 berhasil mempertahankan predikat sebagai perusahaan telekomunikasi paling bernilai di Asia Tenggara,  sekaligus menjadi perusahaan nomor satu di Indonesia. Peringkat nilai merek Telkom naik ke peringkat 341 dari sebelumnya 386 pada tahun 2017 dan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang menembus Global 500.

Tidak hanya dalam hal nilai merek, Telkom juga berhasil meraih Brand Strength Index Triple A (AAA) menjadikan Telkom sebagai perusahaan dengan index merek peringkat pertama dibanding perusahaan-perusahaan lain di Indonesia.

Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo menyambut baik hasil penilaian yang dibuat oleh lembaga konsultan merek Brand Finance tersebut, dan mengatakan saat ini Telkom tengah memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Tenggara, antara lain melalui pembangunan infrastruktur kabel optik lintas benua dari Eropa menuju Amerika, keberhasilan peluncuran dan pengoperasian Satelit Telkom 3S, serta berbagai upaya aksi korporasi dalam rangka memperkuat portofolio digitalnya, disamping juga keberadaan anak usaha TelkomGroup saat ini di 11 negara di dunia.

Sejumlah proyek strategis Telkom pada tahun 2017 telah dapat beroperasi mendukung layanan perusahaan kepada pelanggan dan masyarakat Indonesia. Diawali dengan peresmian dan pengoperasian mega proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Southeast Asia Middle East West Europe 5 (SEA-ME-WE 5) serta Southeast Asia United States (SEA-US) dan menyusul tengah dilakukannya pembangunan Indonesia Global Gateway (IGG) yang akan menjadikan indonesia sebagai hub telekomunikasi dunia.

“Saat ini jaringan backbone serat optik milik Telkom telah tergelar dari Sabang hingga Merauke sepanjang 86.600 km. Ditambah dengan jaringan kabel laut internasional menjadi total 163.000 km atau setara empat kali keliling bumi,” jelas Arif Prabowo dalam keterangan, kemarin.

Dari sisi performansi perusahaan, sepanjang tahun 2017, Telkom  berhasil membukukan kinerja yang cukup memuaskan.

Wow, nilai merek Telkom tembus US$ 5,2 miliar

Pendapatan usaha tercatat sebesar Rp 128,3 triliun atau tumbuh sebesar 10,2% dibanding tahun 2016. Sedangkan EBITDA tumbuh 8,6% menjadi Rp 64,6 triliun dan laba bersih naik 14,4% menjadi Rp 22,1 triliun. Dari sisi profitabilitas, margin laba bersih meningkat 0,6% menjadi 17,3%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas dapat terjaga dengan baik. Performansi keuangan yang baik tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan untuk terus tumbuh ditengah persaingan industri telekomunikasi di Indonesia yang semakin ketat.

“Sebagian besar bisnis digital Telkom memiliki kinerja yang semakin menguat. Telkom berharap mendapatkan manfaat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan karena didukung oleh semakin meningkatnya penggunaan data dan internet, baik oleh masyarakat perorangan maupun korporasi,” pungkasnya.

Pemeringkatan “Brand Value” ini diperoleh dari analisis Brand Finance terhadap Brand Strength Index (BSI) setiap perusahaan dan dari beberapa sumber seperti: informasi perusahaan, Bloomberg, laporan tahunan perusahaan - parameter kualitatif finansial dan non finansial (brand management, brand presence, brand awareness, functional performance dari suatu brand, emotional connection dan brand preference. Termasuk didalamnya pertumbuhan revenue, market share, profitabilitas, analyst ratings dan S&P ratings).(ad)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma