telkomsel halo
finnet KTM

Wow, Marketplace habiskan Rp4,97 triliun belanja iklan TV

08:44:00 | 21 Dec 2018
Wow, Marketplace habiskan Rp4,97 triliun belanja iklan TV
telkomsat
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Hasil monitoring iklan televisi (TV) Adstensity pada 13 stasiun TV nasional menunjukkan bahwa per 16 Desember 2018 (Januari 2018 – 16 Desember 2018), total belanja iklan marketplace sudah menembus Rp4,97 triliun.

"Dengan memerhatikan angka belanja tersebut dan masih ada sekitar dua minggu untuk fase momen Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, maka potensi belanja marketplace tahun 2018 menembus Rp 5 triliun pada tahun 2018 sangat besar," ungkap CEO SIGI KACA PARIWARA A Sapto Anggoro sebagai pemilik monitoring Adstensity, kemarin.

Diungkapkannya, di sisi lain, dalam rentang waktu yang sama, total belanja iklan sektor retail baru mencapai Rp 546 miliar. Hal ini tentu semakin memperlihatkan bahwa pebisnis marketplace saat ini memiliki alokasi dana belanja iklan yang jauh lebih besar dibandingkan pebisnis ritel, setidaknya diukur dalam hal belanja iklan televisi.

Berdasarkan monitoring iklan televisi (TVC) Adstensity, pada periode Januari 2018 hingga 16 Desember 2018 diketahui bahwa 6 dari 10 brand aplikasi marketplace yang masuk dalam 10 besar marketplace berdasarkan total belanja iklan televisi merupakan brand yang juga masuk dalam 10 besar di periode yang sama di tahun lalu, yaitu Bukalapak.com, Shopee, Traveloka, Tokopedia, Blibli.com dan JD.id.

Periode 2018, Bukalapak.com menduduki posisi puncak pada 10 besar aplikasi marketplace berdasarkan total belanja iklan televisi, yaitu dengan belanja mencapai Rp 813,78 miliar.

Posisi ke-2, ke-3 dan ke-4 belanja iklan tertinggi ditempati oleh brand Shopee yang total belanja iklannya mencapai Rp765,11 miliar, lalu Traveloka dengan Rp459,87 miliar, dan diikuti oleh Tokopedia dengan Rp395,23 miliar. Zilingo berada di posisi ke-5 dengan total belanja Rp359,08 miliar.

Selanjutnya posisi ke-6 hingga ke-8 yaitu Tiket.com dengan Rp310,27 miliar, Misteraladin.com dengan Rp298,61 miliar dan Blibli.com dengan Rp297,76 miliar. The F Thing menempati urutan ke-9 dengan belanja Rp247,53 miliar, sedangkan JD.id di urutan ke-10 dengan Rp201,09 miliar.

Untuk retail, pada periode Januari 2018 hingga 16 Desember 2018 diketahui bahwa ada 6 dari 10 brand retail yang masuk dalam 10 besar retail berdasarkan total belanja iklan televisi merupakan brand yang juga masuk dalam 10 besar di periode yang sama di tahun lalu, yaitu Transmart, Ikea Alam Sutera, Matahari, Ramayana, Depo Bangunan dan Giant.

Transmart, Ikea Alam Sutera dan Matahari masih bertahan di posisi 3 besar dalam total belanja iklan. Transmart dengan belanja terbanyak mencapai Rp 232,49 miliar, Ikea Alam Sutera dengan Rp135,88 miliar dan Matahari dengan Rp82,54 miliar.

Selanjutnya, posisi ke-4 yaitu Depo Bangunan yang total belanja iklannya sebesar Rp30,15 miliar. Posisi ke-5 ditempati oleh Ramayana dengan Rp29,52 miliar. Sedangkan Giant di posisi ke-6 dengan belanja Rp8,30 miliar. Posisi ke-7 hingga ke-10 yaitu Lejel Home Shopping dengan Rp8,20 miliar, Alfamidi dengan Rp7,69 miliar, Planet Ban dengan Rp4,23 miliar dan Courts dengan Rp2,97 miliar.

Iklan Marketplace Menguasai MNC Group, Iklan Retail Menguasai Trans Corp

Hasil monitoring Adstensity menunjukkan bahwa pada periode Januari 2018 hingga 16 Desember 2018 total belanja iklan aplikasi marketplace di 13 stasiun TV nasional mencapai Rp4,97 triliun.

Pendapatan media TV dari iklan aplikasi marketplace selama periode 2018 tersebut terbilang fluktuatif pada di kisaran rata-rata Rp300-Rp500 miliar.

Pendapatan media dari iklan aplikasi marketplace mengalami peningkatan cukup pesat pada Maret 2018 lalu menurun pada April 2018, kemudian kembali meningkat pada Mei 2018 lalu, dan akhirnya perlahan cenderung menurun pada Juni-September 2018.

Peningkatan kemudian terjadi lagi pada Oktober 2018 dan meningkat tajam pada November 2018 dengan mencapai Rp626,14 miliar.

RCTI menguasai pendapatan dari iklan marketplace di periode Januari – 16 Desember 2018 dengan pendapatan mencapai Rp761,42 miliar.

Stasiun televisi kedua yang mendapat pemasukan terbesar adalah Indosiar dengan Rp594,84 miliar. Posisi ketiga yaitu SCTV dengan pendapatan iklan marketplace sebesar Rp584,07 miliar. TVRI memiliki pendapatan iklan marketplace Rp253 juta. Sedangkan Trans 7 dan TV One masing-masing adalah Rp457,58 miliar dan Rp192,68 miliar.

Sedangkan untuk retail, hasil monitoring Adstensity menunjukkan bahwa pada periode Januari 2018 hingga 16 Desember 2018 total belanja iklan retail di 13 stasiun TV nasional mencapai Rp 546 miliar.

Pendapatan media TV dari iklan retail selama periode 2018 tersebut terbilang fluktuatif di kisaran rata-rata Rp20-Rp40 miliar. Pendapatan media dari iklan aplikasi marketplace mengalami peningkatan paling pesat pada Mei 2018 lalu berlanjut ke Juni 2018, akan tetapi turun drastis di Juli 2018. Seperti yang terjadi pada belanja iklan marketplace, pada Agustus-September 2018 belanja iklan retail cenderung turun, sempat naik sedikit di Oktober 2018 akan tetapi kembali turun di November 2018.

Hal ini berkebalikan dengan belanja iklan marketplace yang mengalami peningkatan besar pada November 2018. Kemungkinan besar hal itu terjadi dikarenakan banyak aplikasi marketplace yang mulai meramaikan iklan TV nasional untuk menyambut Harbolnas 2018 (Hari Belanja Online Nasional 2018) yang jatuh pada 12 Desember 2018 dan juga menjelang Natal dan Tahun Baru 2019.

Dilihat dari grup media, pada periode Januari 2018 - 16 Desember 2018 pendapatan iklan marketplace paling besar diraih oleh MNC Group (RCTI, Global TV, dan MNC TV) dengan market share (pembagian pasar) iklan sebesar 34,10%. Disusul oleh SCM (SCTV dan Indosiar) sebesar 23,74% dan Trans Corp (Trans 7 dan Trans TV) sebesar 17,30%. Sedangkan untuk iklan retail, hampir separuh pasar dikuasai oleh Trans Corp (Trans 7 dan Trans TV) yaitu dengan market share (pembagian pasar) iklan sebesar 49,11%. Juga disusul oleh SCM (SCTV dan Indosiar) sebesar 16,79% dan MNC Group (RCTI, Global TV, dan MNC TV) sebesar 13,16%.

Sehingga dalam periode tersebut, ketiga grup media (MNC Group, SCM dan Trans Corp) masih menjadi pemain utama penguasa pasar iklan marketplace maupun retail, akan tetapi MNC Group lebih menguasai iklan marketplace sedangkan Trans Corp lebih menguasai iklan retail.

Program acara TV yang paling besar pendapatannya dari belanja iklan marketplace di periode Januari 2018 - 16 Desember 2018 adalah Big Movies Family – Global TV dengan pendapatan mencapai Rp102,36 miliar.

Posisi ke-2 dan ke-3 yaitu program Dunia Terbalik – RCTI yang memperoleh pendapatan sebesar Rp88,63 miliar dan Anak Langit – SCTV yang memperoleh Rp83,24 miliar. Selanjutnya posisi ke-4 dan ke-5 yaitu Tukang Ojek Pengkolan – RCTI dan Big Movies Platinum – Global TV dengan pendapatan masing-masing sebesar Rp82,22 miliar dan Rp79,50 miliar.

Sedangkan jika dilihat dari titik iklan, dalam periode 2018 ini program Big Movies Family – Global TV meraih jumlah titik iklan marketplace terbanyak dengan total 3.449 titik iklan. Selanjutnya program dari stasiun Net TV menempati posisi ke- 2 dan ke-3 yaitu NET 12 dengan total 2.857 titik iklan dan Entertainment News dengan 2.748 titik iklan.

Sedangkan untuk program acara TV yang paling besar pendapatannya dari belanja iklan retail di periode Januari 2018 - 16 Desember 2018 didominasi oleh program dari Trans Corp (Trans 7 dan Trans TV).

Posisi pertama yaitu Opera Van Java – Trans 7 dengan pendapatan mencapai Rp19,80 miliar. Posisi ke-2 dan ke-3 terpaut tipis yaitu program Hitam Putih – Trans 7 yang memperoleh pendapatan sebesar Rp11,87 miliar dan Bioskop 1 Trans TV – Trans TV yang memperoleh Rp11,54 miliar.(ak)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
More Stories
telkom sigma