blanja.com
telkomsel halo
finnet KTM

Kemenpar siapkan aplikasi WISA untuk pengemudi taksi

06:54:48 | 21 May 2018
Kemenpar siapkan aplikasi WISA untuk pengemudi taksi
Ilustrasi
telkomtelstra januari - maret
JAKARTA (IndoTelko) - Kementrian Pariwista (Kemenpar) tengah menyiapkan aplikasi Wonderful Indonesia Service Ambassador (WISA) untuk para pengemudi taksi Blue Bird agar bisa melayani wisatawan lebih maksimal selama di Tanah Air.

"Mengapa para pengemudi Blue Bird saya tetapkan sebagai WISA? Tidak lain adalah karena para pengemudi ini berhubungan langsung dengan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, impresi dibutuhkan agar para wisman mendapatkan kesan yang mendalam (moment of truth), khususnya tentang Wonderful Indonesia. Moment of truth ini akan menjadi kenangan yang membuat mereka bersedia berkunjung kembali ke Indonesia, atau melakukan repeat guest," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, kemarin.

Diharapkannya, pengemudi Blue Bird bisa merepresentasikan hospitality yang khas Indonesia ketika menyambut para wisatawan. Mereka harus lebih tahu destinasi Indonesia dibanding siapapun. Para pengemudi harus bisa menjadi trusted advisor bagi para wisatawan yang mampu merekomendasikan sekaligus menceritakan story tentang destinasi-atraksi yang menarik di kotanya.

Misalnya saat sedang ada Calender of Event (CoE) di suatu daerah. Para pengemudi Blue Bird bisa memberi informasi mengenai waktu pelaksanaannya, destinasi, kulinernya, hingga atraksi-atraksi yang bagus.

Untuk bisa melakukan itu semua, tentu para pengemudi harus dilatih betul bagaimana memberikan pelayanan yang paripurna dan bisa menjadi seorang trusted advisor bagi wisatawan. Mereka juga harus dibekali pengetahuan tentang destinasi, CoE, serta program-program prioritas Kemenpar lainnya.

"Kemenpar dan Blue Bird akan kolaborasi untuk mengembangkan aplikasi yang memudahkan bagi para pengemudi mendapatkan beragam informasi untuk penumpang dan wisatawan tersebut secara mudah dan cepat. Aplikasi yang akan saya beri nama “WISA” ini nantinya berguna bagi pengemudi untuk mempermudah dalam mempromosikan wisata kepada penumpangnya," katanya.

Aplikasi WISA nantinya akan berisi konten tentang segala informasi yang berhubungan dengan wisata. Mulai dari restoran, hotel, masjid, sejarah, dan lainnya. Aplikasi ini nanti bisa dipasang di dashboard yang akan memberikan berbagai informasi.

Misalnya, soal top kuliner di Surabaya, lalu hotel yang sedang promo di Bandung, atau top 10 destinasi unggulan di Bali. Nantinya juga akan ada informasi terkait event top 100 CoE apa yang sedang atau akan berlangsung di bulan tersebut.

Intinya, para pengemudi taksi tak perlu tahu knowledge yang begitu banyak mengenai tempat-tempat yang begitu banyak. Tapi lebih mengasah skill bagaimana menggunakan aplikasi untuk mencari tempat-tempat yang begitu banyak tersebut.

Pria yang akrab disapa AY ini mengaku terinsprisasi dengan keramahan pengemudi Black Cab di London dan ingin menghadirkannya di Indonesia.

Untuk diketahui, jika ingin lulus menjadi pengemudi taksi Black Cab, perlu waktu kurang lebih 3 tahun untuk uji pengetahuan. Tidak hanya itu, para pengemudi juga harus tahu 15 ribu jalan serta 20 ribu spot destinasi. Para pengemudi Black Cab juga memberikan storytelling kepada para penumpangnya.

"Saking berkesannya, Saya menyimpulkan wisatawan yang bertandang ke London, belum sah kalau tidak naik Black Cab. Dengan analogi yang sama, harus kita arahkan bahwa, wisman yang ke Indonesia belum afdol kalau kalau belum naik taksi Blue Bird," pungkasnya.(id)

Artikel Terkait
Rekomendasi
Berita Pilihan
telkom solution travel
300x250-UNL5000-sahur.jpg
More Stories
telkom sigma
idul fitri 2018